Ketahui 5 Fakta Perbedaan IPS dan IPK, Maba FBHIS Harus Paham!

Fbhis.umsida.ac.id – Dua istilah yang harus dipahami oleh mahasiswa baru FBHIS, yakni IPS (Indeks Prestasi Semester) dan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif).

Meskipun keduanya berkaitan dengan evaluasi akademik, IPS dan IPK memiliki perbedaan yang signifikan dalam cara penghitungan dan fungsinya dalam perjalanan akademik seorang mahasiswa. Memahami perbedaan ini dapat membantu mahasiswa lebih bijak dalam merencanakan pencapaian akademiknya.

Sumber: Pexels
Apa Itu IPS?

Indeks Prestasi Semester adalah nilai rata-rata yang mencerminkan prestasi akademik mahasiswa dalam satu semester tertentu, diperoleh dengan menghitung rata-rata bobot nilai dari seluruh mata kuliah yang diambil dalam semester tersebut.

Setiap mata kuliah memiliki beban SKS (Satuan Kredit Semester) yang berbeda, dan nilai setiap mata kuliah tersebut akan dikalikan dengan jumlah SKS-nya.

Rumus sederhana untuk menghitung IPS = (Jumlah Nilai Mata Kuliah × SKS) ÷ Total SKS

Sebagai contoh, jika seorang mahasiswa mengambil 5 mata kuliah dengan total 20 SKS dalam satu semester, maka akan dihitung berdasarkan nilai dari 5 mata kuliah tersebut. Jika mahasiswa mendapatkan nilai A pada mata kuliah dengan 4 SKS, nilai B pada mata kuliah dengan 3 SKS, dan seterusnya, maka semua nilai tersebut akan dikalikan dengan beban SKS masing-masing. Jumlah keseluruhan kemudian dibagi dengan total SKS yang diambil dalam semester tersebut untuk mendapatkan IPS.

IPS ini menjadi cerminan prestasi akademik mahasiswa di semester berjalan, juga dapat digunakan sebagai indikator pencapaian akademik jangka pendek dan menjadi acuan bagi mahasiswa untuk memperbaiki strategi belajar di semester berikutnya.

Apa Itu IPK?

IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif merupakan nilai rata-rata dari seluruh IPS yang diperoleh selama masa studi.

IPK menghitung keseluruhan prestasi akademik mahasiswa dari semester pertama hingga semester terakhir. Karena itu, IPK menjadi gambaran umum pencapaian akademik seorang mahasiswa selama kuliah.

Rumus penghitungan IPK serupa dengan IPS, tetapi cakupannya lebih luas:

IPK = (Jumlah Nilai Seluruh Mata Kuliah × SKS) ÷ Total SKS Keseluruhan

Sebagai contoh, jika seorang mahasiswa telah menyelesaikan 6 semester dengan total 120 SKS, maka IPK dihitung berdasarkan semua mata kuliah yang telah ditempuh selama 6 semester tersebut.

IPK menjadi penting saat mahasiswa akan lulus, karena akan menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian kelulusan dan rekam jejak akademik.

Baca juga: FBHIS Umsida Siapkan Mahasiswa hadapi Revolusi Industri 5.0

Perbedaan Fungsi IPS dan IPK

Meskipun sama-sama digunakan untuk mengukur prestasi akademik, keduanya memiliki peran yang berbeda.

IPS bersifat jangka pendek dan fokus pada evaluasi prestasi akademik dalam satu semester. Mahasiswa bisa menggunakan nilai IPS sebagai evaluasi untuk memperbaiki strategi belajar mereka.

Di sisi lain, IPK bersifat jangka panjang dan menjadi representasi keseluruhan pencapaian akademik mahasiswa. IPK sering kali dijadikan persyaratan dalam berbagai hal, seperti beasiswa, lamaran kerja, dan seleksi program pendidikan lanjutan.

Oleh karena itu, menjaga IPK tetap stabil dan tinggi adalah kunci kesuksesan bagi mahasiswa selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Lihat juga: Jelang Kelulusan : Mahasiswa FBHIS Harus Perdalam Persiapan

Sumber: Pexels
Cara Meningkatkan IPS dan IPK
  1. Buat Jadwal Belajar yang Teratur: Disiplin dalam mengikuti jadwal belajar dapat membantu memahami materi perkuliahan dengan lebih baik.
  2. Prioritaskan Mata Kuliah yang Sulit: Alokasikan waktu lebih untuk mata kuliah yang dirasa sulit agar dapat memperoleh nilai yang maksimal.
  3. Aktif Bertanya dan Berdiskusi: Terlibat aktif dalam kelas dan diskusi kelompok dapat memperdalam pemahaman materi.
  4. Manfaatkan Waktu Bimbingan: Gunakan waktu bimbingan dengan dosen untuk mendapatkan arahan dan klarifikasi materi yang belum dipahami.
  5. Kelola Stres dengan Baik: Stres dapat mempengaruhi konsentrasi dan kinerja akademik. Manajemen stres yang baik akan membantu menjaga fokus belajar.
Pentingnya Memahami Perbedaan IPS dan IPK

Memahami perbedaan antara IPS dan IPK sangat penting bagi mahasiswa baru agar dapat mengatur strategi belajar dengan lebih baik.

IPS memberikan gambaran jangka pendek dan membantu mahasiswa mengevaluasi prestasi akademik di setiap semester, sementara IPK menjadi tolak ukur jangka panjang yang menentukan kualitas keseluruhan pencapaian akademik seorang mahasiswa.

Dengan pemahaman yang baik, mahasiswa dapat lebih bijak dalam menentukan prioritas dan langkah-langkah akademiknya selama menjalani masa studi di perguruan tinggi.

Informasi selengkapnya kunjungi instagram fbhisumsida

Penulis: Indah N. Ainiyah

Berita Terkini

Rumus Prof Sigit Dorong Kinerja Lembaga Zakat lewat IC dan Keuangan
February 12, 2026By
Potensi Zakat 327 Triliun Baru Terhimpun 41 Triliun Prof Sigit Soroti Akarnya
February 11, 2026By
Menumbuhkan Karakter dan Komitmen dalam Organisasi, Himabig Umsida Kukuhkan Anggota Baru 2026
February 10, 2026By
Umsida Resmikan Prof Sigit Jadi Guru Besar, Fokus Bidang IC dan Analisis Keuangan
February 9, 2026By
Kejar Target Profesor Sebelum Usia 50, Prof Sigit Buktikan Konsistensi Akademik Tanpa Jalan Pintas
February 6, 2026By
Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat, Prodi AP Umsida Luncurkan Gardu Publik
February 4, 2026By
IHSG Anjlok, Reynaldy Menjawab Kepanikan Pasar Saham dengan Analisis
February 3, 2026By
MSCI dan Kepanikan Pasar: Membaca Arah IHSG di Tengah Gejolak
February 2, 2026By

Prestasi

Di Balik Kemudi Delta EV: Peran Strategis Mardi Lukas di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
February 5, 2026By
Langkah Pertama Yayan di Ju Jitsu Open Mojokerto Berbuah Pengalaman Berharga
January 24, 2026By
Debut Manis Atlet Muda Umsida di Kejuaraan Ju-Jitsu Open Piala KONI Mojokerto 2026
January 23, 2026By
Krisna Punjabi: Pesona ke Arena Nasional, Buktikan Prestasi Melalui Karate
January 7, 2026By
Bangkit dari Kekosongan, Dwi Langen Widi Cahyono Menorehkan Prestasi di Arena Karate
January 6, 2026By
Zabrina Bawa Pulang Emas dan Perunggu di Batu Karate Challenge 2025, Buktikan Prestasi Tanpa Batas
January 5, 2026By
Naufal Rafi Putra Tembus Final Karate Challenge, Sabet Perak dan Masuk 10 Besar
January 3, 2026By
Tampil Percaya Diri di Ajang Provinsi, Mahasiswi Umsida Raih 2nd Runner Up Miss Jawa Timur 2025
January 2, 2026By