Empat Elemen Pondasi Bisnis

Fbhis.umsida.ac.id – Susana libur kuliah bukan penghalang bagi aktifis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial (FBHIS) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) untuk mengelar Seminar Nasional Bisnis di Aula Ahmad Dahlan (13/01/2020).

Tema yang angkat yaitu “The Role of Entrepreneur In Indonesia Economic Stabilization”, di hadiri ratusan mahasiswa Umsida, Dekan FBHIS, Kemahasiswaan FBHIS, Dosen dan juga pemateri dari kalangan praktisi dan perwakilan dari pemerintah provinsi Jawa Timur.

Wisnu P. Setyono SE MSI PhD berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini adalah mahasiswa mendapatkan knowladge yang baru, dan harus mampu menyerap berbagai ilmu yang di paparkan oleh pemateri.
Di era disruptrif Intitusi harus mampu beradaptasi dengan lingkungan, untuk menghadapi perubahan itu di masing – masing prodi merubah kurikulum yag ada dan disesuaikan permintaan industri dan lapangan kerja, alumnus Universitas Victoria menambahkan.

Selanjut, Sugiyono Owner Sarana Grup mengatakan “mau jadi pembisnis harus ada komitmen”. Yang penting kamu mulai dari titik manapun atau dari situasi apapun yang penting adalah kamu mulai.

Empat elemen Pondasi bisnis: Hancurkan mental block, memiliki impian yang kuat, Investasi Ilmu, dan wajib memiliki mentor, imbuhnya.

Lebih lanjut, Lutfi Hakim Wakil Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) lebih menyoroti peran dunia usaha dan peran pemerintah terhadap perekonomian. Penyumbang pajak cukai terbesar adalah Perusahaan Rokok, di tahun 2020 ditarget cukai naik menjadi 20% sehingga pendapatan negara sebesar 183T, lebih besar daripada frepot yang hanya 11T, tuturnya.
Drs Wahyu Ilham Pradono Perwakilan Pemprov mengatakan, Indonesia masuk dalam Fase of Doing Business dimana di indonesia menepamti peringkat 32di indonesia. Siapapun negara yg mempunyai banyak ukm dan stabil maka negara tersebut akan menjadi negara maju dikemudian hari. Misal jepang, jerman, china.
Pak Wahyu sapaan akrabnya menambahkan, “Dilihat dari data dapat dilihat bahwa komoditas ekspor jatim yang tertinggi adalah kendaraan dan perhiasan menduduki kursi tertinggi. strategi yg digunakan jatim untuk mengatasi perang dagang yaitu peningkatan ekspor bahan bahan dan diadakannya expo produk setiap tahunnya untuk pengembangan”.

Reporter dan editor : Yani

Documentasi terkait merita diatas:

Berita Terkini

Dosen Hukum Umsida Tembus Proyek Crossref, Bawa Perspektif Legal ke Asia
August 13, 2026By
APSA PTMA Redesign Kurikulum Akuntansi Hadapi Era AI dan Sustainability
August 12, 2026By
Dosen AP Umsida Raih Doktor, Angkat Kolaborasi Wisata Bahari Tlocor Berkelanjutan
August 11, 2026By
Temu Alumni FBHIS Umsida Perkuat Sinergi dan Jejaring Lulusan
August 10, 2026By
Dari Alat Pinjaman hingga 21 Prestasi Nasional, Rahmat Hidayat Bagikan Rahasia Berkarya
August 7, 2026By
HIMMAPIK Beberkan Dapatkan Anggaran dari Diktisaintek
August 6, 2026By
Snap & Style Bagikan Strategi Meraih Prestasi dan Membangun Bisnis Mahasiswa Berkelanjutan Lewat P2MW
August 5, 2026By
Lewat CSFC 2026, Ikom Umsida Dorong Pelajar Berani Berkarya Lewat Film Pendek
August 4, 2026By

Prestasi

Prestasi Membanggakan, Mahasiswa Umsida Sabet Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
July 6, 2026By
Elok Fatikah Persembahkan Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
July 2, 2026By
Evaluasi Diri Bawa Mahasiswa Hukum Umsida Raih Dua Medali di Pertandingan Karate
May 8, 2026By
Hebat! Zabrina Taklukkan Arena Karate dan Bawa Pulang Tiga Medali untuk Umsida
May 7, 2026By
Sekali Turun, Tiga Emas: Prestasi Gemilang Mahasiswa Hukum Umsida
May 6, 2026By
Lawan Rasa Minder, Windy Sabet Juara 1 di Kejuaraan Internasional Pencak Silat 2026
April 15, 2026By
Atasi Rasa Minder, Vivi Nabila Bawa Pulang Emas pada Ajang Paku Bumi Championship 2026
April 14, 2026By
Tampil Dominan, Muhammad Sonhaji Sabet Emas Paku Bumi Championship 2026
April 10, 2026By