fbhis.umsida.ac.id– Pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan dalam organisasi mahasiswa. Momentum ini menjadi awal perjuangan membawa perubahan nyata bagi mahasiswa.
Semangat tersebut mengiringi pelantikan BEM FBHIS Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Kegiatan berlangsung pada Jumat (30/10/2026), pukul 12.30 WIB.
Pelantikan digelar di Aula KH Mas Mansyur, Kampus 1 Umsida. Kegiatan ini mengusung semangat mengaktualisasikan gagasan menjadi gerakan nyata.
Aura Malik Albani selaku Gubernur Mahasiswa FBHIS menyampaikan komitmennya. Ia menegaskan pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan amanah organisasi.
“Pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi awal tanggung jawab, legitimasi kepengurusan, dan komitmen menjalankan amanah,” ungkapnya.
Menurutnya, organisasi mahasiswa harus mampu menghadirkan perubahan yang bermanfaat. Pemikiran kritis perlu diwujudkan melalui tindakan yang berpihak kepada mahasiswa.
Baca Juga: Disiplin Belajar Sejak Dini Hari, Sri Rohimah Raih IPK 3,90 dan Predikat Cumlaude
Pelantikan Menjadi Awal Tanggung Jawab Bersama

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur pimpinan dan organisasi mahasiswa. Di antaranya wakil dekan, bidang kemahasiswaan, serta jajaran kaprodi.
Hadir pula perwakilan organisasi mahasiswa tingkat universitas dan fakultas. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap keberlanjutan organisasi mahasiswa.
Malik menjelaskan bahwa persiapan pelantikan menghadapi tantangan waktu cukup singkat. Seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan hanya dalam waktu satu minggu.
Meski demikian, koordinasi antarpanitia membuat kegiatan berjalan dengan lancar. Ia turut mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang terlibat.
Tantangan berikutnya adalah menjaga komitmen pengurus selama satu periode. Sebagian besar anggota merupakan mahasiswa semester lima dengan kesibukan akademik.
Malik berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan pencapaian organisasi sebelumnya. Evaluasi juga diperlukan untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang ditemukan.
Perkuat Advokasi dan Aspirasi Mahasiswa
BEM FBHIS berkomitmen memperkuat fungsi advokasi selama periode 2026/2027. Langkah tersebut dilakukan melalui komunikasi terbuka bersama seluruh mahasiswa.
Malik menjelaskan bahwa aspirasi mahasiswa akan dihimpun melalui berbagai saluran. Mulai dari dialog langsung, koordinasi himpunan, hingga media digital.
Setiap aspirasi akan dikaji sebelum memasuki tahapan tindak lanjut. Hasil kajian menjadi dasar pelaksanaan audiensi, negosiasi, maupun rekomendasi.
“Kami akan mengawal setiap proses tindak lanjut dan menyampaikan perkembangannya kepada mahasiswa,” jelas Malik.
Ia menekankan bahwa aspirasi tidak boleh berhenti sebagai catatan organisasi. Setiap persoalan membutuhkan penyelesaian yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pendekatan tersebut diharapkan memperkuat kepercayaan mahasiswa terhadap lembaga kemahasiswaan. BEM juga ingin membangun hubungan kelembagaan yang semakin responsif.
Lihat Juga: Berani Keluar Zona Nyaman, Prasetyo Utomo Buktikan Prestasi hingga Tingkat Internasional
Bangun Organisasi Solid dan Berkelanjutan

Selain advokasi, penguatan internal menjadi prioritas kepengurusan BEM FBHIS. Kolaborasi antarlembaga mahasiswa juga menjadi perhatian selama satu periode.
BEM FBHIS turut berafiliasi dengan ILMISPI wilayah Jawa Timur. Keterlibatan tersebut mencakup Biro Kajian Aksi dan Propaganda (KASIPRO).
Malik menjelaskan bahwa penyusunan program harus mempertimbangkan kebutuhan mahasiswa. Setiap kegiatan juga memerlukan sasaran dan indikator keberhasilan jelas.
Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan efektivitas seluruh program. Respons mahasiswa menjadi salah satu pertimbangan dalam mengukur keberhasilan organisasi.
Ia berharap kepengurusan baru mampu membangun budaya organisasi berkelanjutan. Soliditas, profesionalitas, dan keberanian menyuarakan aspirasi menjadi nilai utama.
“Bagi saya, keberhasilan organisasi bukan hanya dilihat dari seberapa banyak program kerja yang terlaksana,” ujarnya.
Malik ingin setiap program menghadirkan manfaat nyata bagi mahasiswa FBHIS. Ia juga berharap kepengurusannya meninggalkan sistem organisasi yang berkelanjutan.
Dengan semangat tersebut, BEM FBHIS siap menjalankan amanah kepengurusan baru. Organisasi diharapkan semakin dekat dengan kebutuhan dan perjuangan mahasiswa.
Penulis: Selvy Dwi Machmuda













