Kolaborasi AP Umsida dan Dinas Koperasi Bekali Wirausaha Baru Bangun Bisnis Berkelanjutan

Fbhis.umsida.ac.id – Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (AP Umsida) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro.

Bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, AP Umsida berkolaborasi menyelenggarakan Wirausahayang berlangsung selama dua hari, pada 24–25 Juni 2026, di Kampus Umsida.

Kegiatan ini diikuti oleh calon maupun pelaku usaha baru dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo.

Pelatihan dirancang untuk memberikan bekal komprehensif, mulai dari proses produksi, pembentukan karakter kewirausahaan, hingga pengelolaan keuangan usaha sebagai fondasi membangun bisnis yang berkelanjutan.

Hari pertama diisi dengan demonstrasi dan sosialisasi pembuatan produk sebagai langkah awal memperkenalkan proses produksi kepada peserta.

Sementara itu, hari kedua difokuskan pada penguatan wawasan melalui materi kewirausahaan dan manajemen keuangan yang disampaikan oleh dua narasumber.

Baca juga: Snap & Style Hadirkan Convex Mirror Kreatif di Yudisium FBHIS Umsida 2026

Membangun Pola Pikir Wirausaha Sejak Awal

Materi pertama disampaikan oleh Rizky Dewi Sekarwati SM yang mengajak peserta memahami bahwa kewirausahaan tidak hanya sebatas membuka usaha, tetapi juga membangun pola pikir yang kreatif, inovatif, dan mampu melihat peluang di tengah berbagai tantangan.

Menurutnya, masih banyak anggapan bahwa menjadi pengusaha harus memiliki modal besar atau bakat sejak lahir.

Padahal, kemampuan berwirausaha dapat dibentuk melalui proses belajar dan pengalaman.

“Menjadi wirausahawan bukan hanya tentang berjualan, tetapi bagaimana seseorang mampu menciptakan solusi, mengambil peluang, dan terus berkembang menghadapi perubahan,” jelas Rizky.

Ia juga mengenalkan prinsip “BISNIS”, yaitu berbasis ilmu, inovatif, memiliki strategi, niat yang kuat, memanfaatkan informasi dan teknologi, serta mampu membangun relasi yang baik.

Prinsip tersebut menjadi bekal penting agar pelaku usaha mampu bertahan di tengah persaingan yang semakin dinamis.

Selain itu, peserta diajak membangun growth mindset, yakni pola pikir yang selalu terbuka terhadap pembelajaran dan menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses menuju keberhasilan.

Lihat juga: Warisan Rasa Lolos P2MW, Mahasiswa Umsida Hidupkan Kuliner dan Budaya Pring Sewu

Pentingnya Manajemen Keuangan bagi UMKM

Pada sesi berikutnya, Eka Mayasari SE MAk, membawakan materi mengenai manajemen keuangan UMKM.

Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk atau tingginya angka penjualan, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengelola keuangan secara disiplin.

“Banyak usaha kecil tidak berkembang bukan karena produknya kurang baik, tetapi karena pencatatan keuangannya tidak tertata dan keuangan pribadi masih bercampur dengan keuangan usaha,” ungkap Eka.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik membantu pelaku usaha mengetahui kondisi bisnis secara nyata, mengendalikan pengeluaran, menentukan harga jual yang tepat, serta menyusun rencana pengembangan usaha.

Peserta juga diperkenalkan pada pentingnya pencatatan transaksi harian, penyusunan anggaran, hingga pengelolaan arus kas agar usaha tetap berjalan secara sehat dan berkelanjutan.

Wujud Sinergi Kampus dan Pemerintah Daerah

Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo.

Melalui kolaborasi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga mendapatkan pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam mengembangkan usaha mereka.

Keterlibatan AP Umsida dalam kegiatan ini merupakan implementasi nyata tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Keahlian akademisi diharapkan mampu menjadi solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha baru, mulai dari membangun mental kewirausahaan hingga mengelola bisnis secara profesional.

Melalui pelatihan ini, diharapkan semakin banyak wirausaha baru yang mampu membangun usaha secara mandiri, adaptif, dan berdaya saing.

Kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah juga diharapkan terus berlanjut sebagai upaya menciptakan ekosistem UMKM yang lebih kuat, inovatif, dan berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Berita Terkini

Dorong Kebijakan Desa Suko Lebih Adil dan Responsif, Prodi AP Umsida Berikan Pendampingan
October 13, 2026By
Tanah Desa Tak Cukup Dijaga, Administrasinya Juga Harus Tertata
October 12, 2026By
Ditolak Enam Kali Saat Wawancara, Mahasiswa Ikom Umsida Temukan Makna Praktikum Jurnalistik
October 1, 2026By
3 Tahun 7 Bulan Perjalanan Eny Maryanti Raih Gelar Doktor Akuntansi
September 24, 2026By
818 Mahasiswa Baru FBHIS Umsida Resmi Bergabung, Fortama Jadi Awal Perjalanan Baru
September 21, 2026By
Purbaya Dicopot Mendadak, Apa yang Dipertaruhkan dari Pergantian Menkeu?
September 15, 2026By
Perkuat Kurikulum Hukum, Umsida dan UMMAD Bangun Sinergi Akademik
September 8, 2026By
Langkah Global Prodi Hukum Umsida Perkuat Kemitraan Akademik dengan Academy of Justice Uzbekistan
September 4, 2026By

Prestasi

Berani Melangkah, Jesika Temukan Makna Menjadi Duta Pencerah Umsida
October 6, 2026By
Dari Gagal hingga Terpilih, Mala Bawa Misi Pencerahan di Umsida
October 5, 2026By
Usai Dikukuhkan Jadi Duta Pencerah Umsida 2026, ini Misi Mifta Setelah Terpilih
September 30, 2026By
Dari Tes Bakat hingga Pengukuhan, Perjalanan Rizqy Jadi Duta Umsida
September 28, 2026By
Dosen Umsida Bawa Nama Indonesia dalam Pemilihan Board Crossref 2026
September 25, 2026By
Satukan Kebutuhan Event dalam Satu Platform, Snap and Style Wakili Umsida di KMI Expo
September 10, 2026By
Smart Tax Governance Index, Inovasi Tim Umsida Dorong Pajak Berkelanjutan
August 31, 2026By
Prestasi Membanggakan, Mahasiswa Umsida Sabet Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
July 6, 2026By