Visiting Lecturer di USIM, Dosen Ikom Umsida Bahas Pentingnya Memahami Diri melalui Komunikasi

Fbhis.umsida.ac.id – Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida), Ainur Rochmaniah MSi, menjadi visiting lecturer di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak mahasiswa memahami komunikasi intrapersonal sebagai proses dasar yang membantu seseorang mengenali pikiran, emosi, serta cara mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi ini menyoroti bahwa komunikasi tidak selalu berlangsung melalui percakapan dengan orang lain.

Sebelum menyampaikan pendapat, merespons situasi, atau menentukan pilihan, seseorang terlebih dahulu melakukan dialog di dalam dirinya. Proses itulah yang disebut sebagai komunikasi intrapersonal.

Kegiatan akademik ini menjadi bagian dari penguatan jejaring internasional Ikom Umsida sekaligus ruang berbagi pengetahuan mengenai kajian komunikasi yang dekat dengan pengalaman mahasiswa.

Baca juga: HIMAAPIK Umsida Perkuat Kapasitas Organisasi Lewat Studi Banding ke HIMA AP Juara Unair

Dialog Batin yang Membentuk Sikap Seseorang

Dalam pemaparannya, Ainur menjelaskan bahwa komunikasi intrapersonal terjadi ketika individu berpikir, merenung, mengingat pengalaman, atau mempertimbangkan suatu keputusan.

Meski tidak tampak secara langsung, proses tersebut berpengaruh besar terhadap sikap dan perilaku seseorang saat berinteraksi dengan lingkungan.

Seseorang dapat menggunakan komunikasi intrapersonal ketika sedang mempertimbangkan pilihan, mengelola rasa cemas, mengevaluasi kesalahan, maupun membangun keyakinan terhadap diri sendiri.

Karena itu, kemampuan memahami diri menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan sosial yang sehat.

“Komunikasi intrapersonal membantu seseorang memahami apa yang ia rasakan, pikirkan, dan yakini. Dari proses itu, seseorang dapat mengambil keputusan dengan lebih baik,” ujar Ainur.

Ia menekankan bahwa mengenali diri bukan berarti hanya fokus pada perasaan pribadi.

Kesadaran diri justru membantu seseorang merespons keadaan secara lebih tenang, tidak terburu-buru, dan mampu mempertimbangkan dampak dari setiap pilihan.

Lihat juga: Warisan Rasa Lolos P2MW, Mahasiswa Umsida Hidupkan Kuliner dan Budaya Pring Sewu

Cara Manusia Memaknai Pengalaman

Ainur juga menjelaskan bahwa komunikasi intrapersonal melibatkan beberapa tahapan, yaitu sensasi, persepsi, memori, dan berpikir.

Sensasi merupakan proses awal ketika indera menerima rangsangan dari lingkungan, seperti suara, cahaya, aroma, sentuhan, maupun rasa.

Rangsangan tersebut kemudian diolah melalui persepsi. Pada tahap ini, seseorang mulai memberi arti terhadap apa yang dilihat, didengar, atau dialaminya.

Perbedaan persepsi membuat setiap individu dapat memaknai peristiwa yang sama dengan cara berbeda.

“Pengalaman, perhatian, motivasi, dan ingatan dapat memengaruhi cara seseorang melihat suatu situasi,” jelasnya.

Memori kemudian berperan menyimpan berbagai informasi dan pengalaman.

Saat menghadapi persoalan baru, seseorang sering kali menggunakan ingatan tersebut sebagai bahan pertimbangan.

Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman masa lalu turut membentuk cara individu bersikap pada masa kini.

Berpikir sebagai Dasar Pengambilan Keputusan

Pada sesi akhir, Ainur membahas peran berpikir dalam proses komunikasi intrapersonal.

Berpikir memungkinkan seseorang mengolah informasi, menilai pilihan, serta menghubungkan pengalaman dengan kondisi yang sedang dihadapi.

Ia menyampaikan bahwa berpikir dapat muncul dalam bentuk autistik dan realistis.

Berpikir autistik berkaitan dengan aktivitas membayangkan atau melamun, sedangkan berpikir realistis digunakan untuk memahami kenyataan melalui penalaran.

Penalaran tersebut dapat dilakukan secara deduktif, induktif, maupun evaluatif.

Melalui materi ini, mahasiswa diharapkan dapat melihat komunikasi intrapersonal sebagai keterampilan yang perlu dilatih.

Kemampuan memahami pikiran dan emosi dapat membantu seseorang membangun kesadaran diri, mengelola respons, serta mengambil keputusan secara lebih matang.

Kegiatan visiting lecturer ini memperlihatkan kontribusi Ikom Umsida dalam memperluas wawasan akademik di tingkat internasional.

Selain memperkuat kerja sama dengan USIM, kegiatan tersebut juga menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa dalam memahami komunikasi sebagai proses yang dimulai dari diri sendiri.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Berita Terkini

Kolaborasi AP Umsida dan Dinas Koperasi Bekali Wirausaha Baru Bangun Bisnis Berkelanjutan
June 26, 2026By
HIMAAPIK Umsida Perkuat Kapasitas Organisasi Lewat Studi Banding ke HIMA AP Juara Unair
June 23, 2026By
Orasi Ilmiah Yudisium Ke-35 Bahas Peran Direktur Wanita dalam Kinerja Perusahaan
June 22, 2026By
Yudisium ke 35 FBHIS Umsida Catat 83 Persen Kelulusan Tepat Waktu
June 20, 2026By
HIMA Manajemen Umsida Gelar Manajemen Euforia 2026, Wadah Kreativitas dan Inovasi Pelajar
June 19, 2026By
Lewat Pasar Kampung Samiler, Mahasiswa Ikom Umsida Angkat Potensi UMKM Desa Wonosunyo
June 15, 2026By
Seminar Nasional Akuntansi Umsida Kupas Big Data, Perkuat Audit dan Kepatuhan Digital
June 10, 2026By
Lomba Desain Chitra Vistara, HIMMAPIK Umsida Dorong Kreativitas Infografis Pelajar
June 9, 2026By

Prestasi

Evaluasi Diri Bawa Mahasiswa Hukum Umsida Raih Dua Medali di Pertandingan Karate
May 8, 2026By
Hebat! Zabrina Taklukkan Arena Karate dan Bawa Pulang Tiga Medali untuk Umsida
May 7, 2026By
Sekali Turun, Tiga Emas: Prestasi Gemilang Mahasiswa Hukum Umsida
May 6, 2026By
Lawan Rasa Minder, Windy Sabet Juara 1 di Kejuaraan Internasional Pencak Silat 2026
April 15, 2026By
Atasi Rasa Minder, Vivi Nabila Bawa Pulang Emas pada Ajang Paku Bumi Championship 2026
April 14, 2026By
Tampil Dominan, Muhammad Sonhaji Sabet Emas Paku Bumi Championship 2026
April 10, 2026By
Mahasiswa Umsida Raih Perak di Paku Bumi Championship, Bukti Latihan Singkat Tak Halangi Prestasi
April 7, 2026By
Di Balik Kemudi Delta EV: Peran Strategis Mardi Lukas di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
February 5, 2026By