Perkuat Kurikulum Hukum, Umsida dan UMMAD Bangun Sinergi Akademik

Fbhis.umsida.ac.id – Kurikulum menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan hukum berkualitas. Karena itu, penguatan kurikulum terus dilakukan melalui kolaborasi antarperguruan tinggi.

Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menerima kunjungan benchmarking dari Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD).

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, (08/09). Agenda ini menjadi ruang berbagi pengalaman terkait pengembangan kurikulum.

Selain benchmarking, kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal kerja sama akademik. Kerja sama tersebut melalui rencana penandatanganan MoU dan MoA.

Dekan Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial (FBHIS) Umsida, Dr Poppy Febriana MMedKom, menyambut kegiatan tersebut. “Kami dengan senang hati bisa sharing informasi,” ungkapnya.

Menurutnya, Prodi Hukum Umsida terus melakukan penyesuaian kurikulum. Penyesuaian tersebut berbasis kebutuhan pendidikan hukum masa kini.

“Kurikulum kami menggunakan basis OBE dengan pendampingan praktikum,” jelas Dr Poppy.

Baca juga: Langkah Global Prodi Hukum Umsida Perkuat Kemitraan Akademik dengan Academy of Justice Uzbekistan

Berbagi Praktik Kurikulum OBE

Dalam kegiatan tersebut, Prodi Hukum Umsida memaparkan proses pengembangan kurikulum. Salah satu fokus utama adalah penerapan Outcome Based Education (OBE).

Kurikulum OBE menekankan capaian pembelajaran lulusan. Pendekatan tersebut memastikan pembelajaran sesuai kebutuhan dunia profesional.

Wakil Dekan FBHIS Umsida, Wiwit Hariyanto SE MSi, menyampaikan pentingnya kolaborasi antarprodi hukum.

Menurutnya, pertukaran pengalaman dapat memperkuat kualitas pendidikan hukum. Setiap perguruan tinggi memiliki praktik baik yang dapat dikembangkan.

“Kolaborasi menjadi ruang belajar untuk meningkatkan mutu bersama,” ujarnya.

Kaprodi Hukum Umsida, Dr. Lidya Shery Muis SH MKn MH, menjelaskan proses penyusunan kurikulum.

“Penyesuaian kurikulum dilakukan untuk memastikan implementasi berjalan sesuai,” jelasnya.

Menurutnya, kurikulum juga menjadi bagian penting akreditasi program studi. Penyusunan dilakukan melalui berbagai tahapan akademik.

Tahapan tersebut meliputi penyusunan profil lulusan dan CPL. Selain itu, terdapat penyusunan mata kuliah penciri program studi.

Proses tersebut juga melibatkan asosiasi Prodi Hukum PTMA. Tujuannya memperkuat kesesuaian kurikulum antarperguruan tinggi Muhammadiyah.

Lihat juga: Bisakah Geopark Lawan Perubahan Iklim? Pakar Burapha University Ungkap Perannya

Persiapan Akreditasi dan Mutu Lulusan

Selain pengembangan kurikulum, Prodi Hukum Umsida juga berbagi pengalaman akreditasi. Penyusunan borang menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Dalam kegiatan ini, Prodi Hukum Umsida didukung berbagai unsur akademik. Di antaranya Sekretaris Prodi Hukum Sri Budi SH MH.

Turut hadir Kepala Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Umsida. Dr. Rifqi Ridlo Phahlevy SH MH juga menjadi dosen tetap.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan sinergi pengembangan program studi. Kurikulum tidak hanya disusun secara teoritis.

Namun, kurikulum juga mempertimbangkan praktik dan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut menjadi perhatian dalam pendidikan hukum modern.

Membangun Sinergi Perguruan Tinggi Muhammadiyah

Rombongan Prodi Hukum UMMAD dipimpin Muh. Niam SSos MKessos. Ia bersama tim melakukan benchmarking kurikulum di Umsida.

Menurutnya, kunjungan tersebut bertujuan mempelajari kurikulum Prodi Hukum Umsida. Terutama dalam menghadapi proses akreditasi program studi.

“Kami ingin belajar dari kampus sesama Muhammadiyah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa UMMAD juga mempelajari penyusunan kurikulum. Termasuk target capaian dosen, mahasiswa, dan alumni.

Melalui kegiatan tersebut, UMMAD berharap memperoleh penguatan akademik. Hasil benchmarking akan menjadi bahan pengembangan program studi.

Kegiatan ini menjadi langkah memperkuat jejaring antarperguruan tinggi Muhammadiyah. Sinergi tersebut diharapkan menghadirkan pendidikan hukum yang semakin adaptif.

Ke depan, kerja sama Umsida dan UMMAD diharapkan terus berkembang. Kolaborasi akademik menjadi kunci menghadirkan lulusan hukum yang kompeten.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Berita Terkini

Ditolak Enam Kali Saat Wawancara, Mahasiswa Ikom Umsida Temukan Makna Praktikum Jurnalistik
October 1, 2026By
3 Tahun 7 Bulan Perjalanan Eny Maryanti Raih Gelar Doktor Akuntansi
September 24, 2026By
818 Mahasiswa Baru FBHIS Umsida Resmi Bergabung, Fortama Jadi Awal Perjalanan Baru
September 21, 2026By
Purbaya Dicopot Mendadak, Apa yang Dipertaruhkan dari Pergantian Menkeu?
September 15, 2026By
Langkah Global Prodi Hukum Umsida Perkuat Kemitraan Akademik dengan Academy of Justice Uzbekistan
September 4, 2026By
Cegah Jerat Digital, KKN P 20 Umsida Edukasi Warga Pucangsari Cegah Bahaya Judol
September 2, 2026By
Dari Ide Kreatif ke Bisnis Digital, Snap & Style Perkuat Legalitas
August 24, 2026By
Pakar Burapha University di Hukum Umsida Ungkap Kekuatan Geopark Hadapi Iklim
August 20, 2026By

Prestasi

Usai Dikukuhkan Jadi Duta Pencerah Umsida 2026, ini Misi Mifta Setelah Terpilih
September 30, 2026By
Dari Tes Bakat hingga Pengukuhan, Perjalanan Rizqy Jadi Duta Umsida
September 28, 2026By
Dosen Umsida Bawa Nama Indonesia dalam Pemilihan Board Crossref 2026
September 25, 2026By
Satukan Kebutuhan Event dalam Satu Platform, Snap and Style Wakili Umsida di KMI Expo
September 10, 2026By
Smart Tax Governance Index, Inovasi Tim Umsida Dorong Pajak Berkelanjutan
August 31, 2026By
Prestasi Membanggakan, Mahasiswa Umsida Sabet Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
July 6, 2026By
Elok Fatikah Persembahkan Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
July 2, 2026By
Evaluasi Diri Bawa Mahasiswa Hukum Umsida Raih Dua Medali di Pertandingan Karate
May 8, 2026By