Monev KKN-P Umsida: Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa di Mojokerto

Fbhis.umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus berkomitmen dalam menciptakan program pengabdian masyarakat yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat desa.

Melalui program Kuliah Kerja Nyata Pencerah (KKN-P), mahasiswa Umsida ditugaskan untuk mengembangkan potensi desa melalui berbagai skema yang telah dirancang.

Pada Senin, (10/02/2025), Dekan Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS) Umsida, Dr Poppy Febriana SSos MMedKom, melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap mahasiswa KKN-P di Kabupaten Mojokerto.

Monev dilakukan di dua desa di Kecamatan Jatirejo, yakni Desa Lebak Jabung dan Desa Randegan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil implementasi program kerja yang telah dilakukan mahasiswa serta memberikan arahan guna meningkatkan efektivitas program KKN-P Umsida.

Mahasiswa KKN-P Umsida di Desa Lebak Jabung: Fokus pada Pendidikan dan UMKM

Kunjungan pertama dilakukan di Desa Lebak Jabung, di mana mahasiswa KKN-P yang berjumlah 14 orang menyambut tim evaluasi dengan antusias.

Rizka Ardhillah, salah satu anggota kelompok KKN-P Desa Lebak Jabung, menyampaikan bahwa timnya telah menyelesaikan berbagai program kerja yang telah dirancang.

“Kami telah mengajar di sekolah dasar, membuat video profil desa, membantu pengembangan UMKM lokal, serta melakukan penghijauan untuk memperbaiki kondisi lingkungan desa,” jelasnya.

Salah satu kendala yang dihadapi mahasiswa dalam program ini adalah minimnya potensi wisata desa. Rizka menjelaskan bahwa desa ini memiliki akses jalan yang cukup sulit karena banyak lubang di sepanjang jalannya.

Mahasiswa KKN-P berinisiatif membuat video dokumentasi kondisi jalan desa, yang kemudian disampaikan kepada pihak terkait guna mendorong perbaikan infrastruktur.

Selain itu, pengembangan UMKM lokal menjadi salah satu fokus utama mereka. Mahasiswa membantu pembuatan banner promosi dan memperkenalkan inovasi produk berbasis jagung dan rempeyek yang menjadi unggulan di desa tersebut.

Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

Baca juga: UMKM Keripik Ubi Pacet Dikembangkan KKNP 58 Umsida ke Ranah Marketplace Digital

KKN-P Umsida di Desa Randegan: Inovasi dalam UMKM dan Kesehatan Masyarakat

Di desa selanjutnya, Desa Randegan, 14 mahasiswa KKN-P yang mayoritas berasal dari FBHIS Umsida turut aktif dalam mengembangkan desa melalui berbagai program kerja.

Tohirin, mahasiswa Prodi Administrasi Publik yang menjadi perwakilan kelompok, menjelaskan bahwa dari skema pendidikan, mereka telah melaksanakan program bimbingan belajar (bimbel) di malam hari bagi anak-anak desa.

Program ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat karena memberikan kesempatan bagi anak-anak desa untuk belajar di luar jam sekolah.

Dari skema pemberdayaan UMKM, mahasiswa menemukan bahwa Desa Randegan memiliki potensi besar dalam industri kopi lokal, bahkan beberapa produknya telah diekspor ke luar negeri.

Mahasiswa KKN-P pun ikut berkontribusi dengan membantu desain ulang packaging produk kopi, sehingga tampilannya lebih menarik dan memiliki daya saing lebih tinggi di pasar global.

Dalam bidang kesehatan masyarakat, mahasiswa bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk mendukung program pencegahan stunting.

Beruntungnya, berdasarkan laporan puskesmas, tidak ditemukan kasus stunting di desa ini.

Namun, mahasiswa tetap berinovasi dengan menyediakan makanan tambahan berbasis kelor, seperti puding kelor, sebagai langkah preventif dalam meningkatkan gizi balita.

Dari skema kesehatan lingkungan, mahasiswa menciptakan alat inovatif untuk membuang angin sumpah (limbah gas) langsung ke tanah, yang mempermudah proses penguraian sampah.

Inovasi ini mendapat respons positif dari warga desa, karena memberikan solusi praktis dalam mengelola limbah rumah tangga.

Lihat juga: Wujudkan Pendidikan Berkualitas: Tantangan dan Solusi dalam Menuju SDG 4

Harapan Keberlanjutan KKN-P Umsida

Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa mahasiswa KKN-P Umsida telah memberikan kontribusi nyata dalam berbagai aspek pembangunan desa.

Baik di Desa Lebak Jabung maupun Desa Randegan, mahasiswa menunjukkan semangat dan kreativitas dalam menghadapi tantangan serta mencari solusi yang inovatif.

Dr Poppy Febriana menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras mahasiswa KKN-P dalam mewujudkan program kerja mereka dengan optimal.

Ia menekankan bahwa KKN-P bukan hanya tentang menjalankan program yang telah dirancang, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa dapat berpikir kreatif dan solutif dalam menghadapi permasalahan di desa.

Mahasiswa diharapkan terus mengembangkan keterampilan problem solving dan inovasi dalam setiap program yang dijalankan.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Berita Terkini

Ditolak Enam Kali Saat Wawancara, Mahasiswa Ikom Umsida Temukan Makna Praktikum Jurnalistik
October 1, 2026By
3 Tahun 7 Bulan Perjalanan Eny Maryanti Raih Gelar Doktor Akuntansi
September 24, 2026By
818 Mahasiswa Baru FBHIS Umsida Resmi Bergabung, Fortama Jadi Awal Perjalanan Baru
September 21, 2026By
Purbaya Dicopot Mendadak, Apa yang Dipertaruhkan dari Pergantian Menkeu?
September 15, 2026By
Perkuat Kurikulum Hukum, Umsida dan UMMAD Bangun Sinergi Akademik
September 8, 2026By
Langkah Global Prodi Hukum Umsida Perkuat Kemitraan Akademik dengan Academy of Justice Uzbekistan
September 4, 2026By
Cegah Jerat Digital, KKN P 20 Umsida Edukasi Warga Pucangsari Cegah Bahaya Judol
September 2, 2026By
Dari Ide Kreatif ke Bisnis Digital, Snap & Style Perkuat Legalitas
August 24, 2026By

Prestasi

Usai Dikukuhkan Jadi Duta Pencerah Umsida 2026, ini Misi Mifta Setelah Terpilih
September 30, 2026By
Dari Tes Bakat hingga Pengukuhan, Perjalanan Rizqy Jadi Duta Umsida
September 28, 2026By
Dosen Umsida Bawa Nama Indonesia dalam Pemilihan Board Crossref 2026
September 25, 2026By
Satukan Kebutuhan Event dalam Satu Platform, Snap and Style Wakili Umsida di KMI Expo
September 10, 2026By
Smart Tax Governance Index, Inovasi Tim Umsida Dorong Pajak Berkelanjutan
August 31, 2026By
Prestasi Membanggakan, Mahasiswa Umsida Sabet Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
July 6, 2026By
Elok Fatikah Persembahkan Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
July 2, 2026By
Evaluasi Diri Bawa Mahasiswa Hukum Umsida Raih Dua Medali di Pertandingan Karate
May 8, 2026By