Resonansi Cita HIMMAPIK Umsida Kukuhkan Sinergi dan Loyalitas Organisasi

Fbhis.umsida.ac.id – Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMMAPIK) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menggelar kegiatan Resonansi Cita pada 11–12 Februari 2026 di Villa Eyang, Trawas, Mojokerto.

Kegiatan ini diikuti seluruh anggota HIMMAPIK angkatan 2024 dan 2025 sebagai wadah strategis untuk mempererat kolaborasi internal sekaligus memperkuat konsistensi dan keberlanjutan organisasi.

Mengangkat tema “Menguatkan Sinergi untuk Mewujudkan Lingkungan Organisasi yang Harmonis dan Berkelanjutan”, kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog terstruktur lintas divisi.

Tujuannya adalah menyelaraskan visi, memperkuat koordinasi, serta membangun tata kelola organisasi yang adaptif, inovatif, dan bertanggung jawab.

Dalam sambutannya, Ketua HIMMAPIK, Nadiyah Riza Rahmania, menegaskan bahwa Resonansi Cita bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang refleksi kebersamaan dan penguatan semangat berproses dalam organisasi.

Sumber: Dokumentasi Kegiatan Himmapik

“Melalui kegiatan ini, saya berharap dapat menghadirkan suasana yang hangat dan bermakna, di mana setiap pengalaman, pemikiran, dan gagasan dapat menjadi sumber inspirasi bersama,” ujarnya.

“Resonansi Cita bukan hanya sekadar agenda kegiatan, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan semangat berproses dalam organisasi,” tambahnya.

Baca juga: Himabig Umsida Gandeng SSC Perkuat Calistung dan Kreativitas Anak Lewat Gema Literasi

Penguatan Perspektif Politik, Komitmen, dan Integritas

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi organisasi.

Materi pertama disampaikan oleh Mareta Ryarsa Hanyfa SAP, yang membahas sinergi politik dalam berorganisasi.

Ia mengajak peserta mengubah cara pandang terhadap politik yang kerap dipersepsikan negatif, menjadi alat kolaborasi dan penyelarasan kepentingan bersama.

Sumber: Dokumentasi Kegiatan Himmapik

Politik, menurutnya, bukan perebutan kekuasaan, melainkan mekanisme untuk membangun kesepahaman dalam organisasi.

Materi kedua disampaikan oleh Septa Resistor SPsi, yang mengupas hubungan erat antara komitmen dan integritas.

Ia menjelaskan bahwa integritas tidak dapat berdiri tanpa komitmen, dan sebaliknya. Keduanya merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya profesionalitas dalam berorganisasi.

Profesionalitas harus berjalan seiring dengan loyalitas, bahkan loyalitas dinilai memiliki peran yang lebih utama.

Sumber: Dokumentasi Kegiatan Himmapik

“Siapa yang paling loyal maka dia yang akan mendapatkan sesuatu yang layak apa yang dia dapatkan,” ujarnya, menegaskan bahwa komitmen dan kesetiaan akan berbanding lurus dengan hasil yang diperoleh.

Lihat juga: Dorong Kreativitas Visual Mahasiswa, HIMMAPIK Gelar Workshop Desain Grafis

Diskusi Strategis dan Momen Kebersamaan

Rangkaian kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD), evaluasi angkatan, serta penyampaian kesan dan pesan untuk HIMMAPIK ke depan.

Sumber: Dokumentasi Kegiatan Himmapik

Diskusi berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Peserta juga menuliskan harapan untuk diri sendiri, divisi, dan organisasi sebagai bentuk komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.

Malam harinya, digelar sharing session bersama para demisioner HIMMAPIK dari berbagai periode.

Naufal Putra Mulyana, anggota periode 2023–2024, menyampaikan pesan penting kepada anggota baru.

“Pengalaman dalam berorganisasi sangatlah penting untuk membentuk fundamental, dapat menggali materi sebanyak-banyaknya tentang organisasi juga relasi yang bermutu,” ujarnya.

Demisioner lainnya turut menekankan pentingnya skala prioritas dan manajemen waktu antara akademik, kehidupan sehari-hari, dan organisasi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi manajemen program kerja.

Peserta dibagi secara acak ke dalam divisi dan diminta menyusun program kerja sesuai divisi yang diperoleh.

Aktivitas ini melatih kemampuan berpikir kritis, ketanggapan dalam mengambil keputusan, serta keberanian menyampaikan ide.

Di hari berikutnya, peserta mengikuti senam pagi dan permainan kelompok untuk mempererat kekompakan.

Salah satu peserta, Gibran Nabil Nasruly, mengaku kegiatan ini sangat berkesan.

“Acaranya super seru, asik juga, gamenya menarik banget dan dapat ilmu yang bermanfaat dari kakak-kakak,” tuturnya.

Intan menambahkan bahwa kegiatan ini meningkatkan rasa kekeluargaan, wawasan, serta keberanian berbicara dalam forum.

Kegiatan ditutup dengan nasihat Kaprodi Administrasi Publik, Ilmi Usrotin Choiriyah SAP, MAP MPol Sc, yang menekankan pentingnya komunikasi sebagai penghubung antaranggota sekaligus kunci meminimalkan miskomunikasi dalam organisasi.

Penulis: Anggi

Penyunting: Indah Nurul Ainiyah

Berita Terkini

Pengalaman
Empat Mahasiswa Akuntansi Umsida Petik Pengalaman Berharga di DPRD Sidoarjo  
November 4, 2026By
Tersebut
Bukan Sekadar Perkenalan, Sharing Session Administrasi Publik Umsida Bangun Kedekatan Mahasiswa
November 3, 2026By
Fbhis
Resmi Dilantik, BEM FBHIS Umsida Siap Perjuangkan Aspirasi dan Kepentingan Mahasiswa
November 2, 2026By
Tantangan
Haflah Jadi Wisudawan Berprestasi Akuntansi Umsida Usai Raih Best Poster ICEBIZ 2025
October 30, 2026By
Menjadi
Kuliah Sambil Bekerja, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Raih Juara 1 Nasional
October 29, 2026By
Menjadi
Berani Keluar Zona Nyaman, Prasetyo Utomo Buktikan Prestasi hingga Tingkat Internasional
October 28, 2026By
Sri
Disiplin Belajar Sejak Dini Hari, Sri Rohimah Raih IPK 3,90 dan Predikat Cumlaude
October 27, 2026By
Kebiasaan
Berawal dari Kebiasaan Kecil, Dyah Tuhrotul Fuada Jadi Wisudawan Terbaik Umsida
October 26, 2026By

Prestasi

Tantangan
Haflah Jadi Wisudawan Berprestasi Akuntansi Umsida Usai Raih Best Poster ICEBIZ 2025
October 30, 2026By
Menjadi
Kuliah Sambil Bekerja, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Raih Juara 1 Nasional
October 29, 2026By
Menjadi
Berani Keluar Zona Nyaman, Prasetyo Utomo Buktikan Prestasi hingga Tingkat Internasional
October 28, 2026By
Sri
Disiplin Belajar Sejak Dini Hari, Sri Rohimah Raih IPK 3,90 dan Predikat Cumlaude
October 27, 2026By
Kebiasaan
Berawal dari Kebiasaan Kecil, Dyah Tuhrotul Fuada Jadi Wisudawan Terbaik Umsida
October 26, 2026By
Berani Melangkah, Jesika Temukan Makna Menjadi Duta Pencerah Umsida
October 6, 2026By
Dari Gagal hingga Terpilih, Mala Bawa Misi Pencerahan di Umsida
October 5, 2026By
Usai Dikukuhkan Jadi Duta Pencerah Umsida 2026, ini Misi Mifta Setelah Terpilih
September 30, 2026By