Dari Alat Pinjaman hingga 21 Prestasi Nasional, Rahmat Hidayat Bagikan Rahasia Berkarya

Fbhis.umsida.ac.id – Semangat untuk berkarya tidak harus menunggu memiliki fasilitas yang lengkap.

Pesan inilah yang disampaikan Rahmat Hidayat dalam Sharing Session Kaleidoskop Prestasi bertajuk “Merayakan Karya, Menginspirasi Prestasi” yang diselenggarakan Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi tersebut berbagi kisah perjalanannya sebagai visual storyteller dan content creator hingga berhasil meraih 21 prestasi tingkat nasional, dipercaya sebagai Brand Ambassador Umsida 2025, serta aktif menjadi pemateri dan juri berbagai kompetisi.

Melalui pengalaman pribadinya, Rahmat mengajak mahasiswa untuk tidak menunda berkarya hanya karena keterbatasan fasilitas.

Menurutnya, prestasi tidak lahir dari kondisi yang sempurna, melainkan dari keberanian memulai, kemauan belajar, dan konsistensi menjalani proses.

Baca juga: Snap & Style Bagikan Strategi Meraih Prestasi dan Membangun Bisnis Mahasiswa Berkelanjutan Lewat P2MW

Memanfaatkan Masa Kuliah untuk Berkarya

Dalam pemaparannya, Rahmat mengajak peserta mengubah cara pandang terhadap masa perkuliahan.

Ia menjelaskan bahwa setiap mahasiswa memiliki waktu yang sama untuk menyelesaikan pendidikan, tetapi hasil yang diperoleh akan berbeda tergantung bagaimana waktu tersebut dimanfaatkan.

Alih-alih menunggu kesempatan datang, ia memilih aktif mengikuti berbagai kompetisi sejak semester dua sebagai sarana mengasah kemampuan sekaligus membangun portofolio.

“Empat tahun kuliah akan tetap berlalu. Yang membedakan adalah apa yang kita lakukan selama menunggu lulus dan apa yang berhasil kita bawa ketika memasuki dunia kerja nanti,” ungkap Rahmat.

Menurutnya, kompetisi bukan hanya tentang mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang belajar yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, melatih keberanian, dan memperluas pengalaman.

Lihat juga: Communication Short Film Competition 2026 Dorong Generasi Muda Lawan Hoaks Lewat Karya Film

Berani Memulai dari Keterbatasan

Salah satu pengalaman yang paling menginspirasi dalam sesi tersebut adalah kisah Rahmat ketika mulai serius menekuni dunia videografi. Saat itu, ia belum memiliki peralatan produksi sendiri.

Kamera, mikrofon, hingga tripod masih harus dipinjam agar tetap bisa mengikuti berbagai perlombaan.

Kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah. Sebaliknya, Rahmat memilih memanfaatkan apa yang tersedia sambil terus meningkatkan kualitas karya yang dihasilkan.

“Jangan menunggu semuanya sempurna untuk mulai berkarya. Saya memulai dari alat pinjaman, tetapi itu tidak menghentikan saya untuk terus belajar dan mengikuti berbagai kompetisi,” tuturnya.

Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkembang.

Dengan tekad yang kuat, mahasiswa tetap dapat menghasilkan karya yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Kompetisi Membuka Banyak Peluang

Rahmat juga menjelaskan bahwa manfaat mengikuti kompetisi jauh lebih besar daripada sekadar memperoleh gelar juara.

Setiap perlombaan memberikan kesempatan membangun portofolio, memperoleh sertifikat, memperluas relasi, hingga membuka peluang karier yang lebih luas.

Ia mencontohkan pengalamannya ketika menjadi Juara Lomba Video Duta Inspirasi Indonesia bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Prestasi tersebut mempertemukannya dengan banyak anak muda berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus membuka jejaring yang bermanfaat bagi pengembangan kariernya.

“Kompetisi adalah paket lengkap. Kita tidak hanya memperoleh prestasi, tetapi juga pengalaman, relasi, portofolio, dan peluang baru yang mungkin tidak pernah kita bayangkan sebelumnya,” jelasnya.

Di akhir sesi, Rahmat mengajak seluruh mahasiswa untuk berani mengambil langkah pertama tanpa harus menunggu keadaan ideal.

Baginya, setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri apabila mampu memanfaatkan masa kuliah sebagai waktu untuk belajar, berkarya, dan terus meningkatkan kompetensi.

Melalui keberanian memulai serta konsistensi menjalani proses, prestasi bukan lagi sekadar impian, melainkan tujuan yang dapat diwujudkan oleh siapa pun yang mau berusaha.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Berita Terkini

818 Mahasiswa Baru FBHIS Umsida Resmi Bergabung, Fortama Jadi Awal Perjalanan Baru
September 21, 2026By
Purbaya Dicopot Mendadak, Apa yang Dipertaruhkan dari Pergantian Menkeu?
September 15, 2026By
Perkuat Kurikulum Hukum, Umsida dan UMMAD Bangun Sinergi Akademik
September 8, 2026By
Langkah Global Prodi Hukum Umsida Perkuat Kemitraan Akademik dengan Academy of Justice Uzbekistan
September 4, 2026By
Cegah Jerat Digital, KKN P 20 Umsida Edukasi Warga Pucangsari Cegah Bahaya Judol
September 2, 2026By
Dari Ide Kreatif ke Bisnis Digital, Snap & Style Perkuat Legalitas
August 24, 2026By
Pakar Burapha University di Hukum Umsida Ungkap Kekuatan Geopark Hadapi Iklim
August 20, 2026By
International Fellowship AP Umsida, Pakar Thailand Ungkap Strategi Atasi Risiko Banjir
August 19, 2026By

Prestasi

Satukan Kebutuhan Event dalam Satu Platform, Snap and Style Wakili Umsida di KMI Expo
September 10, 2026By
Smart Tax Governance Index, Inovasi Tim Umsida Dorong Pajak Berkelanjutan
August 31, 2026By
Prestasi Membanggakan, Mahasiswa Umsida Sabet Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
July 6, 2026By
Elok Fatikah Persembahkan Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
July 2, 2026By
Evaluasi Diri Bawa Mahasiswa Hukum Umsida Raih Dua Medali di Pertandingan Karate
May 8, 2026By
Hebat! Zabrina Taklukkan Arena Karate dan Bawa Pulang Tiga Medali untuk Umsida
May 7, 2026By
Sekali Turun, Tiga Emas: Prestasi Gemilang Mahasiswa Hukum Umsida
May 6, 2026By
Lawan Rasa Minder, Windy Sabet Juara 1 di Kejuaraan Internasional Pencak Silat 2026
April 15, 2026By