Sistem Keuangan Tertata! AIU Uzbekistan Pelajari Manajemen Keuangan dari Masjid Al-Manar

Fbhis.umsida.ac.id – Di tengah upaya global mendorong tata kelola organisasi keumatan yang lebih transparan dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan, Masjid Muhammadiyah Al-Manar, Sepanjang Sidoarjo, menjadi sorotan delegasi internasional. Pada Minggu (18/05/2025), lima mahasiswa dan satu dosen dari Asia International University (AIU) Uzbekistan melakukan kunjungan khusus ke masjid tersebut sebagai bagian dari rangkaian Program Student Exchange yang difasilitasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Kunjungan ini bukan sekadar studi banding biasa. Delegasi AIU secara langsung belajar tentang sistem manajemen keuangan masjid yang telah dikembangkan melalui program pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa Prodi Akuntansi Umsida.

Mereka menyaksikan bagaimana prinsip transparansi dan akuntabilitas diterapkan secara nyata dalam pengelolaan dana umat mulai dari infaq, shodaqoh, hingga pelaporan program sosial.

Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara pendidikan tinggi, lembaga keagamaan, dan komunitas global dalam membangun model pengelolaan masjid yang modern dan terpercaya.

Bagi delegasi AIU, pengalaman ini memberikan perspektif baru mengenai bagaimana organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan praktik tata kelola keuangan yang profesional.

Baca juga: Fbhis Umsida Sambut Delegasi Uzbekistan, Perkuat Jejak Internasional Lewat Program Student Exchange

Belajar Transparansi Keuangan Masjid dari Muhammadiyah

Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa AIU diajak langsung untuk memahami sistem manajemen keuangan Masjid Al-Manar yang telah didampingi oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Akuntansi Umsida melalui program pengabdian masyarakat.

Sistem ini dirancang untuk memudahkan pencatatan keuangan masjid, meningkatkan transparansi, serta menjaga akuntabilitas pengelolaan dana umat.

Wahyudi Utomo, Ketua Takmir Masjid Al-Manar, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang telah diberikan oleh tim akuntansi Umsida.

Sumber: Istimewa

“Setelah bekerja sama dengan Umsida khususnya program abdimas dari Prodi Akuntansi, pastinya kami sangat terbantu dengan sistem ini karena dari pihak masjid tinggal input data,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa sistem tersebut memungkinkan semua transaksi, baik infaq maupun shodaqoh, dapat dicatat dan disalurkan dengan baik.

“Sistem ini mengutamakan transparansi, apalagi ketika kami punya banyak program. Jika tidak didampingi dengan sistem pengelolaan yang baik, akan kesulitan saat membuat laporan,” imbuhnya.

Lihat juga:  Workshop Accurate “Kupas Tuntas Materi UTS : Pemahaman Dasar Accurate”

Kesan Positif Mahasiswa AIU Terhadap Sistem Keuangan

Sem, Salah satu mahasiswa AIU memberikan kesan positif selama mengikuti kegiatan ini. Ia mengatakan, “Ini yang bisa saya katakan, dan ini adalah kesan pertama yang sangat bagus dan berasal dari Al-Manar. Ini adalah kesan yang sangat bagus.”

Mahasiswa tersebut mengaku baru pertama kali melihat pengelolaan keuangan masjid dilakukan dengan sistematis dan modern.

Sumber: Istimewa

“Ini adalah sistem keuangan yang sangat baik. Dengan ini saya jadi mengetahui bagaimana pola sistem manajemen keuangan yang baik untuk masjid,” tuturnya.

Lebih lanjut, saat ditanya mengenai pandangannya terhadap organisasi Muhammadiyah, mahasiswa AIU tersebut mengaku terkesan.

“Saya tertarik melihat organisasi Muhammadiyah yang bisa berkembang pesat di segala aspek, mulai dari pembangunan tempat ibadah, mendukung pendidikan, hingga pembangunan rumah sakit,” tambahnya.

Dukungan Internasional untuk Sistem Keuangan Berbasis Kepercayaan

Prof. Bahromjon, dosen pendamping dari Asia International University, juga memberikan tanggapan positif terhadap kunjungan tersebut.

Ia menilai bahwa Masjid Al-Manar menjadi contoh masjid yang memiliki kapasitas besar dan manajemen yang tertata.

Sumber: Istimewa

“Kesan saya sangat luar biasa bisa berada di sini. Pertama-tama, Masjid Al-Manar ini merupakan salah satu masjid yang kapasitasnya cukup banyak untuk menampung jamaah yang mau beribadah,” ujarnya.

Ia juga tertarik dengan sistem manajemen keuangan yang diterapkan oleh takmir masjid. “Saya tertarik dengan program pengelolaan sistem manajemen keuangan yang diterapkan di masjid ini. Hampir mirip di negara saya, karena masjid di sana juga menerapkan transparansi dalam keuangan dan pengelolaannya, mulai dari infaq dan shodaqoh,” jelasnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen pertukaran budaya dan pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kerja sama berkelanjutan di bidang pengelolaan keuangan dan tata kelola organisasi keumatan. Wahyudi Utomo pun berharap kerja sama ini terus berjalan.

“Kami berharap didampingi dalam jangka panjang. Karena sebagian besar takmir dan pengurus masjid sudah berumur, kami perlu diarahkan,” ungkapnya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian program student exchange AIU Uzbekistan di Umsida, yang bertujuan untuk memperluas wawasan internasional mahasiswa dan meningkatkan kontribusi akademik dalam pengembangan masyarakat.

Ke depan, kegiatan kolaboratif seperti ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kelembagaan berbasis kepercayaan dan akuntabilitas di lingkungan masjid, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga secara global.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Berita Terkini

“Aktual Media News” Jadi Karya Mahasiswa Ikom Umsida Angkat Potensi Sidoarjo
April 27, 2026By
Kuliah Umum di Umsida, Anies Baswedan Tekankan Kepemimpinan dan Peran Strategis Mahasiswa
April 24, 2026By
Menggali Kearifan Lokal, AP Umsida Pelajari Tata Kelola Adat Suku Tengger
April 23, 2026By
International Class Prodi Administrasi Publik Umsida Bahas Isu Global Lewat Tiga Laboratorium
April 22, 2026By
Menuju World Class University, Prodi AP Umsida Perkuat Kurikulum Internasional
April 21, 2026By
FORMASI 3.0 Umsida Hadirkan Ruang Kritis Mahasiswa tentang Ekonomi Politik Hijau di Sidoarjo
April 20, 2026By
Harga Plastik Melonjak, Pakar Umsida Soroti Rapuhnya Industri Nasional
April 17, 2026By
Ketika Mahasiswa Hukum Kehilangan Batas dan Gagal Menjaga Kesadaran Kesusilaan
April 16, 2026By

Prestasi

Lawan Rasa Minder, Windy Sabet Juara 1 di Kejuaraan Internasional Pencak Silat 2026
April 15, 2026By
Atasi Rasa Minder, Vivi Nabila Bawa Pulang Emas pada Ajang Paku Bumi Championship 2026
April 14, 2026By
Tampil Dominan, Muhammad Sonhaji Sabet Emas Paku Bumi Championship 2026
April 10, 2026By
Mahasiswa Umsida Raih Perak di Paku Bumi Championship, Bukti Latihan Singkat Tak Halangi Prestasi
April 7, 2026By
Di Balik Kemudi Delta EV: Peran Strategis Mardi Lukas di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
February 5, 2026By
Langkah Pertama Yayan di Ju Jitsu Open Mojokerto Berbuah Pengalaman Berharga
January 24, 2026By
Debut Manis Atlet Muda Umsida di Kejuaraan Ju-Jitsu Open Piala KONI Mojokerto 2026
January 23, 2026By
Krisna Punjabi: Pesona ke Arena Nasional, Buktikan Prestasi Melalui Karate
January 7, 2026By