Fbhis.umsida.ac.id – Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya diwujudkan melalui ajakan, tetapi juga perlu dibuktikan lewat aksi nyata. Semangat inilah yang dihadirkan Himpunan Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik (HIMMAPIK) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melalui program Ruang Mengabdi.
Kegiatan bertema “Green Public Action: Membangun Kepedulian Lingkungan melalui Gerakan Tanam Pohon Berkelanjutan” ini digelar di lahan milik Desa Tanjek Wagir, tepatnya di Bumi Perkemahan Tanjek Wagir, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (26/7/2026).
Program tersebut menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai mitra pendukung untuk bersama-sama menjaga lingkungan melalui gerakan penghijauan.
Baca juga: Cultural Exchange Warnai Pengalaman Mahasiswa Umsida Selama Student Mobility di Thailand
Ruang Mengabdi Dorong Aksi Hijau
Dalam kegiatan ini, HIMMAPIK Umsida tidak hanya menggelar seremoni, tetapi langsung turun menanam pohon bersama. Sebanyak 53 bibit pohon ditanam di area Bumi Perkemahan Tanjek Wagir.

Bibit tersebut terdiri dari 30 pohon kelengkeng, 10 pohon pete, 10 pohon rambutan, dan 3 pohon trembesi.
Pemilihan tanaman produktif dan peneduh ini diharapkan tidak hanya membuat kawasan lebih asri, tetapi juga memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Administrasi Publik Umsida ingin menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan dengan cara sederhana, tetapi berdampak langsung.
Penanaman pohon menjadi simbol kepedulian sekaligus investasi ekologis untuk masa depan.
Lihat juga: Webinar Go Global Karier Tips and Tricks Bekali Mahasiswa Akuntansi Hadapi Persaingan Dunia Kerja
Edukasi Lingkungan Perkuat Kesadaran Mahasiswa
Selain aksi tanam pohon, kegiatan Ruang Mengabdi juga diisi dengan edukasi lingkungan melalui dua sesi sharing session.

Sesi ini menjadi bagian penting karena gerakan menjaga alam tidak cukup berhenti pada kegiatan menanam, tetapi juga perlu dilanjutkan dengan pemahaman dan kesadaran bersama.
Mahasiswa dan peserta diajak memahami pentingnya menjaga ruang hijau, merawat tanaman, serta membangun kebiasaan peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan pohon yang tertanam, tetapi juga menumbuhkan kesadaran baru bagi peserta.
Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Erwin Priatmoko, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi HIMMAPIK Umsida tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi HIMMAPIK UMSIDA. Harapannya, gerakan ini dapat terus berlanjut sehingga tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih asri, tetapi juga memberikan nilai ekonomi melalui tanaman produktif yang ditanam,” ujarnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Gerakan Berkelanjutan

Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga lingkungan.
Ruang Mengabdi mendapat dukungan dari LAZISMU Sidoarjo, Bank Jatim, dan TBS, serta diliput oleh media partner Kabar Jatim, Prokota.com, FYI.co.id, dan Projatim.id.
Salah satu peserta yang hadir turut menyampaikan kesan positif setelah mengikuti rangkaian acara. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menyenangkan, tetapi juga menambah pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan.
“Acara ini bagus banget, selain nanam pohon kita juga jadi lebih paham soal pentingnya jaga lingkungan. Semoga acara seperti ini bisa rutin diadakan lagi ke depannya,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata, dokumentasi, dan foto bersama seluruh peserta.
Melalui Ruang Mengabdi, HIMMAPIK Umsida menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun kepedulian publik terhadap lingkungan.
Gerakan ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk merawat alam sebagai tanggung jawab bersama.
Sumber: HIMMAPIK Umsida
Penulis: Indah Nurul Ainiyah


















