Warisan Rasa Jadi Inovasi Mahasiswa Umsida Perkuat Kuliner Tradisional dan Bisnis Berbasis Budaya Lokal

Fbhis.umsida.ac.id – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali mencatatkan prestasi dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.

Tim yang diketuai Rindi Mardiana dari Program Studi Manajemen berhasil lolos pendanaan dengan mengusung usaha bertajuk Warisan Rasa dan pengembangan Pasar Budaya Pring Sewu.

Program ini berada pada kategori jasa, pariwisata, dan perdagangan tahap bertumbuh dengan dosen pembimbing Rohman Dijaya SKom MKom.

Usaha ini tidak hanya berfokus pada kuliner, tetapi juga mengintegrasikan unsur budaya lokal sebagai daya tarik utama.

Konsep tersebut menjadikan Warisan Rasa sebagai bentuk inovasi bisnis berbasis kearifan lokal yang terus dikembangkan bersama mitra tenant di kawasan Pring Sewu.

Baca juga: Empocare Hasil Inovasi Minuman Herbal Mahasiswa Umsida Lolos P2MW 2026, Usung Konsep Ramah Lingkungan

Dari PMM ke P2MW, Warisan Rasa Terus Berkembang

Rindi menjelaskan bahwa ide Warisan Rasa bukan sesuatu yang baru dimulai, melainkan kelanjutan dari program sebelumnya.

Ia telah terlibat dalam program PMM Pasar Sewu Binangun pada tahun 2024 dan kemudian melanjutkan pengembangan konsep yang sudah ada sejak 2023.

“Awalnya pada tahun 2024 saya ikut program PMM Pasar Sewu Binangun untuk membangun Pasar Pring Sewu. Warisan Rasa ini sebenarnya sudah ada sejak 2023 dan saya melanjutkan dari kakak tingkat,” ujar Rindi.

Ia menambahkan bahwa inspirasi utama datang dari Pasar Pring Sewu yang memiliki potensi besar dalam penggabungan budaya lokal dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dari situ, lahir gagasan untuk menghadirkan pengalaman kuliner yang tidak hanya menjual makanan, tetapi juga nilai budaya.

“Warisan Rasa ini terinspirasi dari Pasar Pring Sewu karena ada penggabungan budaya lokal setempat,” tambahnya.

Lihat juga: Pengabdian Masyarakat Dosen Umsida Dorong Transformasi Digital UMKM Wanita di Desa Kepuh Kemiri

Kuliner Tradisional, Budaya, dan Gastronomi Jadi Satu Pengalaman

Warisan Rasa mengusung filosofi pelestarian kuliner tradisional sebagai bentuk warisan budaya.

Produk yang ditawarkan berupa makanan khas Pring Sewu yang dikemas dengan konsep sehat, tradisional, dan terjangkau.

“Filosofinya adalah Warisan Rasa menunjukkan fokus pada pelestarian dan pewarisan rasa tradisional,” jelas Rindi.

Selain kuliner, program ini juga menghadirkan pertunjukan budaya di area pasar.

Pengunjung tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga menyaksikan pentas seni tradisional yang menjadi bagian dari pengalaman gastronomi lokal.

“Produk kami berupa makanan khas Pring Sewu yang sehat dan tradisional, serta ada pentas budaya di pasar dengan kuliner sebagai bintangnya,” ujarnya.

Konsep ini membuat Warisan Rasa memiliki keunikan tersendiri karena memadukan layanan kuliner dengan nuansa budaya dan pengalaman wisata.

Strategi Digital dan Tantangan Menarik Minat Generasi Muda

Dalam pengembangannya, tim Warisan Rasa memanfaatkan strategi digital melalui Meta Apps serta rencana kerja sama dengan influencer untuk memperluas jangkauan pasar.

Langkah ini dilakukan untuk menjembatani konsep tradisional agar tetap relevan di era digital.

Meski memiliki potensi besar, Rindi mengakui terdapat tantangan dalam menarik minat generasi muda.

Konsep tradisional dinilai kurang diminati sebagian kalangan sehingga perlu pendekatan promosi yang lebih kreatif.

“Tantangannya karena kami bergerak di bidang tradisional, jadi sedikit anak muda yang tertarik. Kami harus menggabungkan promosi digital dengan konsep tradisional kami,” ungkapnya.

Dosen pembimbing Rohman Dijaya menilai bahwa Warisan Rasa memiliki potensi berkembang yang kuat karena berada pada tahap bertumbuh.

Menurutnya, bisnis ini juga telah memiliki tenant kuliner yang siap berkembang bersama.

“Karena ini tahap bertumbuh, artinya sudah berjalan dan mulai menunjukkan perkembangan serta diversifikasi produk,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa konsep ini memiliki peluang besar dalam pengembangan kerja sama bisnis dan pemerintah.

“Kami membantu menghubungkan ke business to business dan business to government karena mitra dan customer kami juga pelaku bisnis dan pemerintah,” katanya.

Selain itu, sektor pariwisata dan budaya dinilai semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, sehingga membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas.

Harapan Menjadi Penggerak UMKM Berbasis Budaya

Dengan lolosnya Warisan Rasa dalam P2MW 2026, tim berharap dapat memperluas jangkauan usaha dan meningkatkan kesejahteraan UMKM di kawasan Pring Sewu.

“Kami senang bisa lolos P2MW ini. Harapan kami, UMKM di Pring Sewu bisa lebih maju dan dikenal lebih luas,” ujar Rindi.

Melalui sinergi budaya, kuliner, dan inovasi digital, Warisan Rasa diharapkan tidak hanya menjadi bisnis mahasiswa, tetapi juga menjadi model pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Berita Terkini

Asah Kompetensi Produksi Media, Ikom Umsida Gelar Workshop dan Nobar Karya Company Profile
July 20, 2026By
Lewat Monolog Storytelling, Mahasiswa Ikom Umsida Jadikan Audio Visual sebagai Media Edukasi Publik
July 16, 2026By
Konsisten Evaluasi Karya, Rahmat Hidayat Sukses Raih 20 Prestasi Nasional
July 15, 2026By
Digital Cinema Jadi Jembatan Budaya, Ikom Umsida Kupas Peluang Sinema Global
July 13, 2026By
Sukses Raih Gelar Doktor, Dosen Akuntansi Umsida Kembangkan Model Pengendalian Internal Berbasis Tajdid
July 10, 2026By
Gen Z dan Budaya Digital: Saat Konsumsi Menjadi Identitas Sosial
July 8, 2026By
Perempuan Dominasi Media Sosial, Dari Koneksi Hingga Pembentuk Wacana Digital
July 7, 2026By
HIMAAPIK Umsida Wadahi Bakat Futsal Pelajar Lewat AP CUP 2026
July 1, 2026By

Prestasi

Prestasi Membanggakan, Mahasiswa Umsida Sabet Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
July 6, 2026By
Elok Fatikah Persembahkan Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya
July 2, 2026By
Evaluasi Diri Bawa Mahasiswa Hukum Umsida Raih Dua Medali di Pertandingan Karate
May 8, 2026By
Hebat! Zabrina Taklukkan Arena Karate dan Bawa Pulang Tiga Medali untuk Umsida
May 7, 2026By
Sekali Turun, Tiga Emas: Prestasi Gemilang Mahasiswa Hukum Umsida
May 6, 2026By
Lawan Rasa Minder, Windy Sabet Juara 1 di Kejuaraan Internasional Pencak Silat 2026
April 15, 2026By
Atasi Rasa Minder, Vivi Nabila Bawa Pulang Emas pada Ajang Paku Bumi Championship 2026
April 14, 2026By
Tampil Dominan, Muhammad Sonhaji Sabet Emas Paku Bumi Championship 2026
April 10, 2026By