Fbhis.umsida.ac.id – Dua mahasiswa magang Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) berperan aktif dalam kegiatan pelatihan serta pendampingan promosi digital bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Kerupuk di Kabupaten Tuban.
Program ini diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur, dengan PT Sistand Registar Indonesia sebagai konsultan pelaksana.
Keterlibatan mahasiswa Umsida tidak hanya sebatas tim pendamping, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses transfer ilmu terkait pemasaran digital.
Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan industri ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk kerupuk Tuban, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Baca juga: Terapkan Produksi Media: Mahasiswa Ikom Umsida Garap Video Profil SD Mica
Pendampingan Digital Melalui Strategi Visual dan AI

Kegiatan dibuka dengan penyampaian materi utama oleh ahli pemasaran digital dari PT Sistand Registar Indonesia.
Pemateri memberikan penjelasan mendalam mengenai transformasi digital, penyusunan kalender konten, hingga teknik pemetaan target pasar secara daring.
Penekanan diberikan pada pentingnya strategi yang terukur untuk mencapai hasil promosi yang maksimal, mulai dari pemilihan platform hingga analisis performa konten.
Setelah sesi materi, dua mahasiswa Umsida mulai menjalankan peran mereka sebagai pendamping teknis.
Mereka mendampingi peserta IKM secara langsung untuk memastikan materi yang diperoleh dapat dipraktikkan dengan benar.
Mahasiswa membantu peserta memahami langkah-langkah teknis promosi digital, terutama dalam peningkatan kualitas visual produk.
Fokus utama pendampingan adalah fotografi produk dengan metode sederhana namun efektif.
Mahasiswa memperkenalkan teknik styling, pencahayaan, serta pengambilan gambar menggunakan smartphone.
Langkah ini menjadi solusi praktis bagi pelaku IKM yang memiliki keterbatasan peralatan profesional.
Lihat juga: Anak Magang X3 Organizer Ikut Bawa Klien ke Bromo untuk Produksi Konten
Inovasi semakin lengkap dengan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Para mahasiswa menunjukkan bagaimana AI dapat membantu mempercantik foto produk mulai dari mengganti background, memperbaiki detail visual, hingga menciptakan variasi gambar tanpa perlu sesi foto ulang.
Pendekatan ini disambut antusias karena mampu meningkatkan kualitas konten pemasaran dengan cara yang mudah dan murah.
Dengan sentuhan AI, visual produk kerupuk menjadi lebih estetik dan kompetitif di platform marketplace maupun media sosial.
Selain visual, peserta juga dibimbing mengenai teknik copywriting. Pemateri memperkenalkan cara merangkai caption promosi yang efektif dengan bantuan AI, menekankan pentingnya storytelling, penguatan keunggulan produk, dan call to action.
Pada tahap ini, mahasiswa turut membantu peserta merangkai narasi yang sesuai dengan karakteristik produk masing-masing.
Selama kegiatan berlangsung, kedua mahasiswa sekaligus menjalankan tugas dokumentasi.
Mereka merekam seluruh rangkaian acara, mulai dari sambutan, materi, sesi praktik, hingga diskusi, sebagai bahan laporan dan publikasi Disperindag Jatim.
Peran ganda ini memberikan pengalaman profesional bagi mahasiswa, terutama dalam dokumentasi event berskala regional.
Kontribusi mahasiswa Umsida dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya keterlibatan akademisi dalam pengembangan UMKM di era digital.
Melalui pendampingan langsung dan pemanfaatan teknologi, kegiatan ini diharapkan mampu membantu pelaku IKM Kerupuk Tuban meningkatkan kualitas promosi dan memperluas jangkauan pasar mereka.
Penulis: Amelia Putri
Penulis: Indah Nurul Ainiyah


















