Menembus Dunia Peradilan Agama Peluang Emas bagi Sarjana Hukum Umsida

Fbhis.umsida.ac.id – Talkshow bertema “Karir Sarjana Hukum di Pengadilan Agama: Antara Dedikasi, Regulasi, dan Pejuang Masa Depan” sukses digelar pada Kamis, (26/06/2025) di Aula KH Mas Mansyur, Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS) Umsida dengan Pengadilan Agama Sidoarjo, menghadirkan para praktisi dan akademisi hukum yang membagikan wawasan dan pengalaman kepada mahasiswa.

Salah satu narasumber utama dalam forum tersebut adalah Rizania Kharismasari SH MH, dosen hukum Umsida yang menyampaikan materi seputar peluang karir sarjana hukum di lingkungan peradilan agama.

Dalam paparannya, Rizania menegaskan pentingnya kesiapan intelektual, etika, dan keterampilan teknis bagi lulusan hukum yang ingin meniti karir di jalur kehakiman maupun jalur fungsional lainnya dalam sistem peradilan agama.

Sumber: Dokumentasi Fbhis Umsida

“Peradilan agama memiliki mandat besar dalam menangani perkara-perkara keperdataan Islam. Ini adalah ladang pengabdian yang membutuhkan tidak hanya ilmu hukum, tapi juga integritas dan kepekaan sosial,” jelas Rizania.

Baca juga: MOU antara Umsida dan Pengadilan Agama Sidoarjo: Sinergi dalam Pengembangan Pendidikan Hukum

Peluang Karir dari Hakim hingga Advokat Syariah

Dalam pemaparannya, Rizania menguraikan secara sistematis ragam profesi yang dapat digeluti oleh sarjana hukum dalam lingkup peradilan agama.

Posisi sebagai hakim agama merupakan salah satu tujuan utama yang bisa ditempuh melalui seleksi ketat dari Mahkamah Agung.

Proses ini menuntut penguasaan hukum acara peradilan agama, hukum Islam, serta nilai-nilai etika profesi.

Selain menjadi hakim, lulusan hukum juga dapat mengisi posisi penting seperti panitera, analis hukum, hingga tenaga administrasi yudisial melalui jalur CPNS.

Rizania menyampaikan bahwa posisi-posisi ini sangat krusial dalam menjamin kelancaran proses pengadilan, mulai dari pencatatan perkara hingga pelaksanaan putusan.

Sumber: Dokumentasi Fbhis Umsida

“Jangan anggap remeh peran administratif. Justru di sana kemampuan teknis dan ketelitian sangat diuji. Banyak lulusan hukum yang sukses berkarir sebagai panitera dan berkembang pesat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rizania juga menyoroti peluang karir nonstruktural seperti menjadi advokat syariah.

Dengan bekal pendidikan profesi advokat dan sertifikasi, lulusan hukum bisa berpraktik di pengadilan agama, membantu masyarakat mendapatkan pembelaan yang sesuai dengan prinsip hukum Islam.

Lihat juga: Tukang Parkir Liar Bisa Dipidana, Warga Diimbau Kenali Hak dan Aturan

Tren Ekonomi Syariah Dorong Permintaan Ahli Hukum Islam

Perkembangan hukum ekonomi syariah turut membuka cakrawala baru dalam dunia peradilan agama.

Sejak diberikannya kewenangan untuk menyelesaikan sengketa ekonomi syariah, peradilan agama kini semakin membutuhkan praktisi dan akademisi yang paham akan kontrak bisnis Islam, lembaga keuangan syariah, serta peraturan yang menyertainya.

Menurut Rizania, peluang ini sangat terbuka bagi lulusan hukum yang memiliki minat pada dunia bisnis dan keuangan Islam.

Hal ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi institusi pendidikan tinggi untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan zaman.

“Ketika ekonomi syariah tumbuh, kita tidak bisa hanya bicara fikih semata. Harus ada sinergi antara pemahaman keislaman dan profesionalisme hukum modern,” tambah Rizania.

Sinergi Kampus dan Lembaga Peradilan Agama Dorong Mahasiswa Lebih Siap

Talkshow ini tidak hanya memberikan wawasan karir, tetapi juga memperkuat sinergi antara kampus dan lembaga peradilan sebagai mitra dalam menyiapkan lulusan yang siap terjun ke dunia kerja.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa juga diajak untuk aktif bertanya seputar mekanisme seleksi hakim, program magang, hingga tantangan etis dalam praktik hukum.

Melalui forum ini, Rizania juga menekankan pentingnya penguatan soft skill seperti komunikasi hukum, kepekaan sosial, dan empati sebagai bekal menghadapi dunia peradilan yang dinamis.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat mahasiswa hukum Umsida untuk lebih serius mempersiapkan diri, baik secara akademik maupun mental, dalam menyongsong karir di bidang hukum, khususnya di lingkungan peradilan agama yang kini semakin relevan dan berkembang.

“Ini bukan hanya soal profesi, tetapi juga soal kontribusi nyata terhadap keadilan dan kemaslahatan umat,” tutupnya.

Kegiatan talkshow ini menjadi ruang inspiratif yang tidak hanya menghadirkan informasi akademik, tetapi juga menyulut semangat para mahasiswa hukum Umsida untuk lebih mengenal peta karir di dunia peradilan agama.

Antusiasme peserta, suasana yang interaktif, serta sinergi antara kampus dan lembaga peradilan menggambarkan betapa pentingnya pendidikan hukum yang kontekstual dan aplikatif.

Talkshow ini pun menegaskan kembali bahwa sarjana hukum memiliki tempat terhormat dalam membangun peradilan yang adil dan beradab, selama mereka mau terus belajar, beradaptasi, dan berkontribusi secara nyata.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Berita Terkini

Umsida Gelar Entre Vibes Vol. 1, Pelajar Tampilkan Produk Inovatif dan Ramah Lingkungan
January 30, 2026By
Entre Vibes Vol. 1, Komitmen Umsida Bangun Ekosistem Kewirausahaan Inklusif
January 29, 2026By
Pendampingan Mompreneur Rusunawa Pucang Dorong UMKM Naik Kelas
January 28, 2026By
HIMMAPIK Umsida Dorong Kreativitas Visual Mahasiswa Lewat Workshop Desain Grafis Canva
January 26, 2026By
Child Grooming: Kejahatan Tersembunyi yang Masih Minim Payung Hukum
January 17, 2026By
Mens Rea: Stand Up Comedy yang Menjadi Bisnis dan Pengatur Opini Publik
January 15, 2026By
The Dialectica 2026 Latih Debater Kritis Lewat Proyek Mahasiswa Ikom Umsida
January 12, 2026By
Menanam, Mendesain, Melukis, Gemastif Vol 1 Satukan Kampus dan Desa
January 11, 2026By

Prestasi

Langkah Pertama Yayan di Ju Jitsu Open Mojokerto Berbuah Pengalaman Berharga
January 24, 2026By
Debut Manis Atlet Muda Umsida di Kejuaraan Ju-Jitsu Open Piala KONI Mojokerto 2026
January 23, 2026By
Krisna Punjabi: Pesona ke Arena Nasional, Buktikan Prestasi Melalui Karate
January 7, 2026By
Bangkit dari Kekosongan, Dwi Langen Widi Cahyono Menorehkan Prestasi di Arena Karate
January 6, 2026By
Zabrina Bawa Pulang Emas dan Perunggu di Batu Karate Challenge 2025, Buktikan Prestasi Tanpa Batas
January 5, 2026By
Naufal Rafi Putra Tembus Final Karate Challenge, Sabet Perak dan Masuk 10 Besar
January 3, 2026By
Tampil Percaya Diri di Ajang Provinsi, Mahasiswi Umsida Raih 2nd Runner Up Miss Jawa Timur 2025
January 2, 2026By
Adaptasi Aturan Baru Antar Windy Wulandari Raih Emas UPSCC III 2025
December 31, 2025By