7 Strategi Penyusunan KRS: Evaluasi hingga Perencanaan Jangka Panjang

Fbhis.umsida.ac.id – Mengambil Kartu Rencana Studi (KRS) merupakan momen yang sangat krusial bagi mahasiswa, terutama menjelang dimulainya semester baru.

Proses ini tidak hanya berkaitan dengan memilih mata kuliah, tetapi juga menata strategi yang dapat mendukung keberhasilan akademik dan menjaga keseimbangan antara tuntutan kuliah dengan aktivitas lainnya.

Dengan pengaturan yang tepat, pemilihan mata kuliah dapat meningkatkan efektivitas belajar serta membantu mencapai target akademik sesuai dengan rencana studi yang sudah ditetapkan.

Namun, bagi sebagian mahasiswa, menyusun KRS sering kali menjadi tantangan tersendiri karena melibatkan berbagai pertimbangan, mulai dari kinerja akademik sebelumnya hingga sinkronisasi jadwal dengan kegiatan non-akademik.

Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memiliki strategi yang matang dalam menyusun KRS guna memaksimalkan potensi belajar dan menjaga keseimbangan antara akademik dan aktivitas lainnya.

Sumber: Pexels

Baca juga: Ketahui 5 Fakta Perbedaan IPS dan IPK, Maba FBHIS Harus Paham!

7 strategi efektif yang dapat membantu dalam proses pengambilan KRS:
  1. Evaluasi Kinerja Akademik di Semester Sebelumnya
    Langkah pertama adalah melakukan evaluasi terhadap hasil belajar di semester sebelumnya. Penting untuk mempertimbangkan mata kuliah yang mungkin perlu diulang jika hasilnya belum memuaskan. Evaluasi ini membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam belajar, sehingga bisa lebih bijaksana dalam memilih mata kuliah yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan. Selain itu, evaluasi ini juga membantu menentukan prioritas, seperti mata kuliah yang harus diprioritaskan untuk memastikan kelancaran dalam menyelesaikan studi tepat waktu.
  2. Pelajari Struktur Kurikulum dan Rencana Studi Jangka Panjang
    Mahasiswa perlu memperhatikan mata kuliah wajib, prasyarat, dan pilihan yang ditawarkan dalam program studi mereka. Dengan menyusun rencana studi jangka panjang, beban kuliah dapat didistribusikan secara merata di setiap semester, sehingga dapat menghindari penumpukan mata kuliah yang berat di satu semester tertentu. Rencana studi yang terstruktur memungkinkan mahasiswa untuk mencapai target akademik secara lebih efisien. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dosen wali atau akademik advisor jika membutuhkan saran terkait penyusunan rencana studi.
  3. Prioritaskan Mata Kuliah Prasyarat dan Wajib
    Saat menyusun KRS, penting untuk mengutamakan mata kuliah prasyarat dan wajib. Mata kuliah prasyarat perlu diselesaikan lebih awal karena sering kali menjadi syarat untuk mengambil mata kuliah lanjutan di semester berikutnya. Kesalahan dalam memilih mata kuliah bisa membuat terhambat dalam menyelesaikan studi. Pastikan juga jumlah SKS yang diambil sesuai dengan kapasitas dan target kelulusan. Ini penting agar Anda tidak merasa terbebani dengan jumlah SKS yang terlalu banyak atau justru terlalu sedikit untuk mencapai target kelulusan.
  4. Sesuaikan Jadwal dengan Aktivitas Lainnya
    Bagi mahasiswa yang aktif dalam organisasi, magang, atau pekerjaan paruh waktu, penting untuk menyesuaikan jadwal kuliah dengan kegiatan tersebut. Atur jadwal yang memungkinkantetap fokus pada akademik tanpa mengorbankan aktivitas lain. Sebisa mungkin, pilih waktu kuliah yang tidak bentrok dengan jadwal kegiatan eksternal. Misalnya, dapat memilih kelas di pagi hari jika memiliki kegiatan di sore hari atau sebaliknya.
  5. Manfaatkan Pengalaman Senior dan Teman
    Pengalaman senior atau teman yang lebih dulu mengambil mata kuliah tertentu bisa menjadi panduan yang sangat berharga. Tanyakan tentang dosen pengajar, beban tugas, serta tantangan yang mungkin dihadapi di mata kuliah tersebut. Informasi ini dapat membantu dalam menentukan pilihan mata kuliah yang tepat dan lebih siap menghadapi tantangan yang ada. Selain itu, pengalaman senior juga bisa memberikan gambaran realistis tentang apa yang diharapkan dari mata kuliah tersebut, baik dari segi kesulitan materi maupun beban tugas.
  6. Pantau Jadwal Pengambilan KRS dan Persiapkan Alternatif
    Pengambilan KRS sering kali berjalan cepat, terutama ketika kelas tertentu memiliki kuota terbatas. Oleh karena itu, penting untuk selalu memantau jadwal pengambilan KRS dan segera melakukan pemilihan begitu sistem dibuka. Persiapkan pula alternatif mata kuliah jika pilihan utama sudah penuh. Fleksibilitas dalam menghadapi situasi seperti ini sangat penting untuk mencegah penundaan studi.
  7. Kelola Waktu dengan Baik Selama Pengisian KRS
    Pengisian KRS membutuhkan ketelitian dan ketepatan waktu. Pastikan koneksi internet stabil dan perangkat yang digunakan siap sebelum hari pengisian. Sebaiknyasudah memiliki daftar mata kuliah yang akan diambil berikut jadwal alternatifnya. Ini akan mempercepat proses pengisian dan mengurangi risiko kesalahan atau kehilangan kesempatan dalam mengambil mata kuliah yang diinginkan.

Pengambilan KRS bukan hanya tentang memilih mata kuliah, melainkan juga tentang perencanaan jangka panjang yang matang agar perkuliahan dapat berjalan efektif dan efisien. Dengan mempertimbangkan evaluasi akademik, struktur kurikulum, dan jadwal aktivitas lainnya.

Memungkinkan menjadi perencanaan yang baik akan mempermudah perjalanan akademik, sekaligus menjaga keseimbangan antara kehidupan kuliah dan kegiatan non-akademik. Ingatlah bahwa keputusan yang diambil saat mengisi KRS akan mempengaruhi performa akademik.

Informasi selengkapnya kunjungi instagram fbhisumsida

Penulis: Indah N. Ainiyah

Berita Terkini

Paradoks Keterbukaan di Desa: Ketika Komunikasi Justru Menurunkan Kualitas Layanan
February 20, 2026By
Resonansi Cita HIMMAPIK Umsida Kukuhkan Sinergi dan Loyalitas Organisasi
February 19, 2026By
Himabig Umsida Gandeng SSC Perkuat Calistung dan Kreativitas Anak Lewat Gema Literasi
February 18, 2026By
Aslab Akuntansi Umsida Kupas Strategi Cuan di Tengah Volatilitas IHSG Lewat Webinar Saham
February 16, 2026By
Rumus Prof Sigit Dorong Kinerja Lembaga Zakat lewat IC dan Keuangan
February 12, 2026By
Potensi Zakat 327 Triliun Baru Terhimpun 41 Triliun Prof Sigit Soroti Akarnya
February 11, 2026By
Menumbuhkan Karakter dan Komitmen dalam Organisasi, Himabig Umsida Kukuhkan Anggota Baru 2026
February 10, 2026By
Umsida Resmikan Prof Sigit Jadi Guru Besar, Fokus Bidang IC dan Analisis Keuangan
February 9, 2026By

Prestasi

Di Balik Kemudi Delta EV: Peran Strategis Mardi Lukas di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
February 5, 2026By
Langkah Pertama Yayan di Ju Jitsu Open Mojokerto Berbuah Pengalaman Berharga
January 24, 2026By
Debut Manis Atlet Muda Umsida di Kejuaraan Ju-Jitsu Open Piala KONI Mojokerto 2026
January 23, 2026By
Krisna Punjabi: Pesona ke Arena Nasional, Buktikan Prestasi Melalui Karate
January 7, 2026By
Bangkit dari Kekosongan, Dwi Langen Widi Cahyono Menorehkan Prestasi di Arena Karate
January 6, 2026By
Zabrina Bawa Pulang Emas dan Perunggu di Batu Karate Challenge 2025, Buktikan Prestasi Tanpa Batas
January 5, 2026By
Naufal Rafi Putra Tembus Final Karate Challenge, Sabet Perak dan Masuk 10 Besar
January 3, 2026By
Tampil Percaya Diri di Ajang Provinsi, Mahasiswi Umsida Raih 2nd Runner Up Miss Jawa Timur 2025
January 2, 2026By