Fbhis.umsida.ac.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan kolaborasi bersama UMKM lokal Desa Sawohan.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, (26/04/2026), ini difokuskan pada pelatihan pengolahan ikan bandeng modern sebagai upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
Acara dilaksanakan di Balai Desa Sawohan yang beralamat di Jalan Budi Utomo No. 04, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan tersebut melibatkan warga desa dan para pelaku UMKM setempat yang selama ini aktif mengembangkan produk olahan pangan berbahan dasar ikan bandeng.
Mengusung tema “Peningkatan Keterampilan Olahan Pangan untuk UMKM Berdaya Saing”, kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi lokal serta mendorong peningkatan kualitas ekonomi masyarakat melalui inovasi produk pangan.
Baca juga: Dosen Umsida Dorong SDM, Digitalisasi, dan Tata Kelola untuk Kembangkan Bisnis Kopi Luwak
Kolaborasi Mahasiswa dan UMKM untuk Pengembangan Potensi Lokal
Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam membangun usaha yang lebih inovatif dan mampu bersaing di tengah perkembangan pasar modern.
Selain menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, program tersebut juga bertujuan memperkuat hubungan antara dunia akademik dan pelaku usaha lokal.

Dalam sambutannya, M. Mahfudz menyampaikan apresiasi terhadap semangat mahasiswa yang terjun langsung ke masyarakat melalui program kolaborasi ini.
Menurutnya, kerja sama seperti ini penting untuk membangun kemajuan bersama, tidak hanya di lingkungan pendidikan tetapi juga di tengah masyarakat.
“Kami sangat berterimakasih telah adanya kolaborasi ini, semoga kolaborasi seperti ini memiliki keberlanjutan, supaya kita semua saling belajar dan memahami bagaimana caranya meningkatkan kualitas produk di era modern seperti ini,” ujarnya.
Ia juga berharap para peserta mampu mengembangkan ilmu yang diperoleh agar dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian desa.
“Saya berpesan kepada bapak/ibu yang nantinya sudah memahami apa yang sudah dikolaborasikan bisa melanjutkan dan mengembangkan lebih jauh lagi supaya memperbaiki perekonomian desa juga,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga belajar memahami tantangan nyata yang dihadapi pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha mereka.
Lihat juga: Prof Sriyono Paparkan Strategi UMKM Bertahan di Ekonomi Digital
Memahami Peluang UMKM di Era Digital
Sebagai inti kegiatan, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai peluang UMKM di era digital yang disampaikan oleh Zabrina Muslimatul A.
Materi tersebut membahas pentingnya adaptasi teknologi dalam mendukung perkembangan usaha di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.
Peserta diberikan pemahaman mengenai strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, hingga pentingnya inovasi produk untuk meningkatkan nilai jual usaha.

Pelatihan ini bertujuan agar pelaku UMKM mampu mengikuti perkembangan pasar dan memperluas jangkauan konsumen melalui media digital.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi selama menjalankan usaha.
Diskusi berlangsung aktif karena banyak pelaku UMKM yang ingin mengetahui cara meningkatkan pemasaran produk dan mempertahankan usaha di tengah persaingan yang semakin ketat.
Sesi tersebut sekaligus menjadi wadah berbagi pengalaman antara mahasiswa dan masyarakat.
Praktik Pengolahan Bandeng Modern Tingkatkan Nilai Jual Produk
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik pengolahan ikan bandeng modern.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa dan pelaku UMKM bersama-sama melakukan proses pengolahan mulai dari persiapan bahan, teknik pengolahan, hingga penyajian produk yang lebih menarik dan memiliki nilai jual lebih tinggi.
Melalui praktik langsung tersebut, peserta diajak memahami pentingnya kualitas produk, tampilan kemasan, dan inovasi dalam menciptakan produk pangan yang mampu bersaing di pasar modern.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus memperkuat potensi UMKM lokal Desa Sawohan.
Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, produk olahan lokal diharapkan mampu berkembang lebih inovatif dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Sumber: Hima Manajemen Umsida
Penyunting: Indah Nurul Ainiyah


















