Fbhis.umsida.ac.id – Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Himaksida) menggelar webinar bertajuk “Financial Awareness for Gen Z: Akuntansi sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Mahasiswa” pada Sabtu, (14/02/2026).
Acara daring ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Akuntansi untuk memperdalam literasi keuangan dan menguasai teknologi akuntansi di era digital.
Webinar ini menghadirkan pemateri Dr Imelda Dian Rahmawati SE MAk, yang membahas bagaimana generasi Z dapat memanfaatkan ilmu akuntansi untuk membuat keputusan finansial yang lebih bijak dan siap menghadapi perkembangan teknologi keuangan.
Memahami Pentingnya Financial Awareness
Webinar dimulai dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Akuntansi, dan Ketua Program Studi Akuntansi.
Dalam sambutannya, mereka menekankan pentingnya mempersiapkan mahasiswa dengan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan pribadi dan perkembangan teknologi akuntansi yang pesat.
Salah satu poin penting yang disampaikan oleh Dr Imelda Dian Rahmawati adalah pentingnya kesadaran finansial di tengah kemajuan teknologi digital.
Menurutnya, “Perkembangan layanan keuangan digital seperti e-wallet dan paylater memberikan kemudahan, namun kemudahan tersebut harus diimbangi dengan kesadaran dan kebijaksanaan dalam penggunaannya.”
Di era serba digital, mahasiswa sebagai generasi Z diharapkan dapat mengikuti perkembangan teknologi keuangan sembari mengelola keuangan pribadi dengan bijak.
Dengan pengelolaan yang tepat, mahasiswa bisa terhindar dari jebakan finansial seperti utang konsumtif atau kecanduan belanja.
Baca juga: Himabig Umsida Gandeng SSC Perkuat Calistung dan Kreativitas Anak Lewat Gema Literasi
Akuntansi: Bahasa Keuangan yang Penting untuk Mahasiswa
Dalam sesi inti webinar, Dr Imelda memaparkan bahwa akuntansi bukan hanya milik perusahaan, melainkan juga penting untuk kehidupan pribadi.

Ia menjelaskan bahwa akuntansi adalah “bahasa keuangan” yang digunakan untuk mencatat, mengukur, dan mengevaluasi keputusan finansial.
Salah satu cara sederhana yang dapat diterapkan mahasiswa adalah dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran setiap bulan untuk memahami kondisi keuangan mereka.
Pencatatan keuangan ini akan membantu mahasiswa dalam mengelola uang secara lebih bijak, menetapkan prioritas, serta membedakan mana yang benar-benar kebutuhan dan mana yang hanya keinginan.
Akuntansi memberikan fondasi yang kokoh dalam pengambilan keputusan finansial sehari-hari, yang akan berdampak pada kestabilan keuangan di masa depan.
Lihat juga: Webinar Saham “Strategi Trading dan Investing di Tengah Volatilitas IHSG”
Akuntansi sebagai Pondasi Kewirausahaan

Webinar ini juga membahas peran penting akuntansi dalam mendukung kewirausahaan, terutama bagi mahasiswa dan pelaku UMKM.
Dr Imelda menekankan bahwa banyak pelaku UMKM yang memiliki ide bisnis yang baik, namun terkendala dalam pengelolaan laporan keuangan yang terstruktur.
Hal ini menghambat mereka dalam mendapatkan tambahan modal dari lembaga keuangan.
Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan bisa mentransfer ilmu akuntansi kepada pelaku UMKM agar mereka dapat mengelola keuangan dengan baik dan mengembangkan usaha mereka.
Selain itu, dalam sesi tersebut, pemateri juga menyoroti fenomena “doom spending” dan penggunaan paylater yang semakin marak di kalangan generasi Z.
Beliau mengingatkan agar mahasiswa tidak terjebak dalam perilaku FOMO (fear of missing out) dan lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi.
“Pengendalian diri dalam memanfaatkan teknologi sangat penting agar kita tidak terjebak dalam perilaku konsumtif yang merugikan,” tambahnya.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, pemberian sertifikat kepada pemateri, serta pengumuman doorprize.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran finansial mahasiswa dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan di era digital yang semakin kompleks.
Sumber: Hima Akuntansi
Penulis: Indah Nurul Ainiyah


















