Fbhis.umsida.ac.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).
Khurrotul Lutfiyah, mahasiswi Program Studi Bisnis Digital, sukses meraih gelar 2nd Runner Up Miss Jawa Timur 2025 dalam ajang pageant tingkat provinsi yang diikuti perwakilan terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Mahasiswi yang akrab disapa Ayya ini dikenal sebagai sosok aktif dan berprestasi, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga organisasi dan pengembangan diri.
Keberhasilannya di ajang Miss Jawa Timur menjadi bukti konsistensi dan komitmennya dalam mengembangkan potensi diri di luar ruang kelas.
Dalam kompetisi tersebut, Ayya harus berhadapan dengan finalis dari berbagai latar belakang kota dan kabupaten di Jawa Timur.
Persaingan ketat menuntut setiap peserta untuk tampil maksimal, baik dari segi wawasan, kepribadian, kemampuan komunikasi, hingga penampilan.
Baca juga: Adaptasi Aturan Baru Antar Windy Wulandari Raih Emas UPSCC III 2025
Perjalanan Panjang Menuju Miss Jawa Timur 2025
Ajang Miss Jawa Timur 2025 diikuti oleh 15 peserta yang telah melalui seleksi ketat sejak tahap awal.
Proses pendaftaran dibuka pada 3 Agustus hingga 15 September 2025, dilanjutkan dengan seleksi semifinal pada 21 September, serta pengumuman finalis pada 29 September 2025.
Ayya mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam ajang ini bukanlah proses instan. Ia harus menjalani persiapan panjang yang menuntut kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan tinggi.

“Persiapan mengikuti Miss Jawa Timur ini prosesnya lumayan panjang dan bukan hal yang mudah bagi saya,” ungkap Ayya.
Meski demikian, ia mengaku mampu melewati setiap tahapan berkat dukungan keluarga, teman-teman, dan lingkungan terdekat.
Sebelum mengikuti Miss Jawa Timur 2025, Ayya telah memiliki pengalaman di dunia pageant melalui ajang Duta Muda Sidoarjo 2023.
Setelah sempat jeda, keinginannya untuk kembali terjun ke dunia pageant muncul dengan keyakinan yang lebih matang.
Hal tersebut mendorongnya untuk melangkah lebih jauh dengan mengikuti Miss Jawa Timur sebagai ajang tingkat provinsi pertamanya.
Lihat juga: Vivi Nabila Persembahkan Perunggu UPSCC III 2025 dan Tantang Diri Bangkit Lagi
Tantangan Kompetisi dan Program Advokasi Pendidikan
Proses kompetisi Miss Jawa Timur 2025 berlangsung panjang dan bertahap. Para finalis mengikuti pra-karantina offline yang berisi berbagai materi pembekalan.
Selanjutnya, pada 30 November 2025, pra-karantina dilanjutkan secara online dengan beragam penugasan, mulai dari pembuatan video kreatif, video talent, video catwalk, hingga photoshoot busana adat.
Puncak kegiatan dilaksanakan melalui karantina utama pada 12–13 Desember 2025 di Suites Hotel Surabaya, yang ditutup dengan malam Grand Final Miss Jawa Timur 2025.
Ayya mengaku setiap tahapan memiliki tantangan tersendiri, terlebih karena ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti ajang pageant tingkat provinsi.

“Tantangannya cukup besar karena saya dituntut cepat beradaptasi, menjaga konsistensi, dan memberikan performa terbaik di setiap tahapan,” ujarnya.
Saat namanya diumumkan sebagai 2nd Runner Up Miss Jawa Timur 2025, Ayya mengaku diliputi perasaan haru dan bahagia.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari doa, dukungan, serta kepercayaan banyak pihak, termasuk kampus Umsida yang memberikan support penuh selama proses kompetisi.
“Perasaan saya campur aduk, bahagia, terharu, dan tidak menyangka bisa berada di titik ini. Semua ini berkat doa dan dukungan keluarga, teman, serta pihak kampus,” tuturnya.
Sebagai 2nd Runner Up, Ayya membawa program advokasi bertajuk “Satu Pena Sejuta Harapan”.
Melalui program ini, ia berkomitmen untuk berbagi ilmu public speaking serta berkontribusi di bidang pendidikan, khususnya bagi anak-anak jalanan.
“Saya ingin membantu mereka agar memiliki kepercayaan diri dan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” pungkas mahasiswa yang juga aktif di Himpunan Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Umsida.
Penulis: Indah Nurul Ainiyah


















