Di Balik Kemudi Delta EV: Peran Strategis Mardi Lukas di Shell Eco-Marathon Qatar 2026

Fbhis.umsida.ac.id – Menjadi pengemudi kendaraan hemat energi di ajang internasional bukan sekadar soal mengendalikan setir.

Di balik keberhasilan Delta EV pada ajang Shell Eco-Marathon Qatar 2026, ada peran penting Mardi Lukas, driver dari IMEI Team Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), yang membawa tanggung jawab besar atas performa kendaraan di lintasan dunia.

Berlaga di Lusail International Circuit, Qatar, Mardi bukan hanya mengemudikan mobil listrik, tetapi juga menjadi representasi dari proses panjang riset, perancangan, dan pengujian yang dilakukan tim sejak di kampus.

Setiap putaran lintasan menjadi pembuktian kerja kolektif mahasiswa Umsida dalam menjawab tantangan teknologi kendaraan hemat energi.

Baca juga: Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat, Prodi AP Umsida Luncurkan Gardu Publik

Persiapan Panjang Kendaraan Dimulai dari Kampus Umsida

Mardi menjelaskan bahwa seluruh tahapan persiapan kendaraan dilakukan secara menyeluruh di kampus Umsida sebelum keberangkatan ke Qatar.

Proses tersebut meliputi perancangan desain, perakitan komponen, hingga serangkaian uji teknis yang disesuaikan dengan regulasi Shell Eco-Marathon.

“Sebelum race, kendaraan wajib melewati technical inspection. Kalau tidak lolos, kami tidak bisa turun ke lintasan dan otomatis tidak mendapatkan nilai,” jelas Mardi.

Ia mengungkapkan bahwa tahapan inspeksi mencakup berbagai aspek penting, mulai dari lisensi pengemudi, sistem mekanikal, kelistrikan, pengereman, desain bodi, hingga perangkat keselamatan.

Setelah dinyatakan memenuhi standar dan memperoleh stiker kelayakan, barulah Delta EV diizinkan mengikuti perlombaan.

Dalam kategori Battery Electric, penilaian tidak berfokus pada kecepatan, melainkan pada tingkat efisiensi energi kendaraan saat menyelesaikan empat putaran lintasan.

Hal ini menuntut strategi mengemudi yang presisi dan konsisten.

Lihat juga: IMEI Team Umsida Juara 1 Battery Electric di Shell Eco-Marathon Qatar 2026

Tekanan di Lintasan dan Tantangan Teknis di Qatar

Sebagai driver, Mardi mengaku tekanan terbesar muncul saat menghadapi berbagai kendala teknis di tengah jadwal kompetisi yang ketat.

Salah satu tantangan krusial adalah masalah standar keselamatan, khususnya helm pengemudi.

“Banyak tim dari Indonesia tidak lolos karena helm berstandar SNI tidak diterima. Kami harus mencari helm yang sesuai standar internasional di Qatar agar bisa lanjut inspection,” ungkapnya.

Selain itu, tim juga sempat menghadapi kendala pada sistem pengereman dan kelistrikan kendaraan. Situasi tersebut menuntut koordinasi cepat dan pengambilan keputusan yang tepat.

“Yang terpenting itu tidak panik. Kami komunikasi dan diskusikan masalah satu per satu sampai akhirnya Delta EV dinyatakan layak race,” kata Mardi.

Kerja Tim dan Kebanggaan Membawa Nama Umsida

Mardi menegaskan bahwa keberhasilannya tidak dapat dilepaskan dari peran seluruh anggota IMEI Team Umsida.

Meskipun hanya lima orang yang berangkat langsung ke Qatar, proses persiapan melibatkan banyak pihak dengan pembagian peran yang jelas.

“Ini bukan kerja individu. Ada tim mekanikal, elektrikal, desain bodi, sampai manajemen. Semua punya kontribusi besar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Delta EV merupakan hasil pengembangan berkelanjutan sejak 2023.

Setiap tahun, tim melakukan evaluasi dan improvisasi berdasarkan pengalaman kompetisi sebelumnya.

Bagi Mardi, kesempatan mengemudikan Delta EV di ajang internasional menjadi pengalaman berharga sekaligus bukti bahwa mahasiswa Umsida mampu bersaing di level global.

“Bangga bisa membawa nama Umsida dan melihat kerja keras tim terbayar di lintasan internasional,” pungkasnya.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Berita Terkini

Gen Z dan Digital Activism: Gerakan Sosial di Era Media Sosial
February 25, 2026By
Smart Financial Decisions: Webinar Himaksida Meningkatkan Literasi Keuangan Gen Z
February 24, 2026By
Khusyuk Versus Viral, Menata Ramadan di Era TikTok dan Notifikasi
February 23, 2026By
Paradoks Keterbukaan di Desa: Ketika Komunikasi Justru Menurunkan Kualitas Layanan
February 20, 2026By
Resonansi Cita HIMMAPIK Umsida Kukuhkan Sinergi dan Loyalitas Organisasi
February 19, 2026By
Himabig Umsida Gandeng SSC Perkuat Calistung dan Kreativitas Anak Lewat Gema Literasi
February 18, 2026By
Aslab Akuntansi Umsida Kupas Strategi Cuan di Tengah Volatilitas IHSG Lewat Webinar Saham
February 16, 2026By
Rumus Prof Sigit Dorong Kinerja Lembaga Zakat lewat IC dan Keuangan
February 12, 2026By

Prestasi

Langkah Pertama Yayan di Ju Jitsu Open Mojokerto Berbuah Pengalaman Berharga
January 24, 2026By
Debut Manis Atlet Muda Umsida di Kejuaraan Ju-Jitsu Open Piala KONI Mojokerto 2026
January 23, 2026By
Krisna Punjabi: Pesona ke Arena Nasional, Buktikan Prestasi Melalui Karate
January 7, 2026By
Bangkit dari Kekosongan, Dwi Langen Widi Cahyono Menorehkan Prestasi di Arena Karate
January 6, 2026By
Zabrina Bawa Pulang Emas dan Perunggu di Batu Karate Challenge 2025, Buktikan Prestasi Tanpa Batas
January 5, 2026By
Naufal Rafi Putra Tembus Final Karate Challenge, Sabet Perak dan Masuk 10 Besar
January 3, 2026By
Tampil Percaya Diri di Ajang Provinsi, Mahasiswi Umsida Raih 2nd Runner Up Miss Jawa Timur 2025
January 2, 2026By
Adaptasi Aturan Baru Antar Windy Wulandari Raih Emas UPSCC III 2025
December 31, 2025By