Fbhis.umsida.ac.id – Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FBHIS Umsida) menyelenggarakan kegiatan Creative Visual Training (CVT) 2026 sebagai upaya meningkatkan keterampilan digital mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (03/04) di Laboratorium Terpadu 4, Lantai 4, Gedung Laboratorium Center, Kampus 3 Umsida.
Pelatihan ini diikuti oleh 16 peserta yang merupakan Asisten Laboratorium Komputer (Aslab) Program Studi Manajemen Angkatan 17 dan 18.
Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan dalam membuat serta mengelola konten visual digital guna mendukung kebutuhan dokumentasi dan publikasi kegiatan prodi.
Baca juga: FoMO di TikTok Dorong Mahasiswa Belanja Spontan di Luar Kebutuhan
Pelatihan Interaktif dengan Praktik Langsung
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan sesi pelatihan yang dipandu oleh Abdul Ghofur Asidiq selaku MC.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif karena peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi yang diperkenalkan.
Materi pertama disampaikan oleh Rezza Dwi Amalia yang membahas penggunaan aplikasi CapCut untuk pengolahan video.
Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada berbagai fitur dasar seperti pemotongan video, penambahan transisi, pengaturan teks, hingga pengolahan audio.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi berlangsung. Salah satu peserta, Divya Akmilna Dinana dari Aslab Angkatan 18, mengajukan pertanyaan terkait fitur transkrip pada aplikasi tersebut.
“Untuk fitur transkrip itu apakah bisa diedit secara manual, karena biasanya ketika memakai fitur transkrip itu terjemahnya beda sama yang kita omongin,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, pemateri menjelaskan bahwa fitur transkrip dapat disesuaikan atau diedit ulang agar sesuai dengan isi video.
Lihat juga: Shadow Ban dan Visibility Crisis Saat Brand Tiba Tiba Hilang di Media Sosial
Pemahaman Desain dan Etika Penggunaan Konten

Sesi berikutnya diisi oleh Rara Novalia yang menyampaikan materi mengenai penggunaan Canva dalam pembuatan desain grafis.
Peserta belajar menyusun elemen visual seperti teks, warna, dan gambar agar menghasilkan desain yang sederhana namun tetap komunikatif.
Dalam sesi tanya jawab, Rafa Ramadhani dari Aslab Angkatan 18 menyoroti penggunaan gambar dalam pembuatan konten.
“Bagaimana jika kita menggunakan foto orang lain saat membuat thumbnail, dan jika hal tersebut tidak diperbolehkan, apa solusi terbaik yang bisa dilakukan?” tanyanya.
Pemateri menjelaskan bahwa penggunaan foto harus memperhatikan izin serta hak cipta. Jika tidak memiliki izin, disarankan menggunakan gambar bebas yang tetap relevan dengan konten.
Penjelasan tersebut memberikan pemahaman penting bagi peserta terkait etika dalam penggunaan konten visual, terutama di era digital saat ini.
Bekal Produksi Konten dan Live Streaming
Setelah sesi istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan materi ketiga yang disampaikan oleh Ananda Mety Amelia mengenai penggunaan OBS Studio.
Materi ini membahas dasar-dasar perekaman layar serta kebutuhan live streaming.
Melalui sesi ini, peserta mendapatkan wawasan tambahan tentang produksi konten digital yang lebih kompleks, termasuk teknik dasar dalam membuat rekaman layar dan siaran langsung.
Secara keseluruhan, Creative Visual Training 2026 memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi peserta.
Tidak hanya memahami teori, mereka juga memperoleh praktik langsung dalam pengolahan video, desain grafis, hingga penggunaan perangkat pendukung digital lainnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi Asisten Laboratorium Komputer Program Studi Manajemen dalam mendukung dokumentasi serta publikasi kegiatan secara lebih kreatif dan profesional.
Sumber: Aslab Manajemen


















