Fbhis.umsida.ac.id – Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FBHIS Umsida) menyelenggarakan Yudisium ke-35 dengan mengusung tema Beyond Graduation, Towards Impact. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, (20/06) di Auditorium KH Ahmad Dahlan Umsida.
Yudisium menjadi momen penting bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik sebelum memasuki tahap wisuda.
Sebanyak 431 mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti kegiatan ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 360 mahasiswa angkatan 2022 dinyatakan lulus tepat waktu atau mencapai 83 persen.
Capaian tersebut menjadi gambaran meningkatnya komitmen mahasiswa dalam menyelesaikan studi sesuai target, sekaligus menunjukkan dukungan akademik yang terus diperkuat oleh fakultas dan universitas.
Baca juga: Warisan Rasa Lolos P2MW, Mahasiswa Umsida Hidupkan Kuliner dan Budaya Pring Sewu
Capaian Akademik dari Tujuh Program Studi
Dekan FBHIS Umsida, Dr Poppy Febriana MMedKom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yudisium yang berhasil menuntaskan perjalanan akademiknya.
Ia menilai perjalanan hingga mencapai tahap yudisium bukanlah proses yang mudah karena setiap mahasiswa menghadapi tantangan dan dinamika belajar yang berbeda.

“Melangkahkan kaki sampai di sini tentu tidak mudah. Namun, hari ini kalian telah membuktikan bahwa proses yang dijalani dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Adapun peserta yudisium berasal dari tujuh program studi di lingkungan FBHIS Umsida.
Program Studi Administrasi Publik meluluskan 106 mahasiswa, Akuntansi sebanyak 53 mahasiswa, Bisnis Digital enam mahasiswa, Hukum tiga mahasiswa, Ilmu Komunikasi 95 mahasiswa, Manajemen 157 mahasiswa, serta Perbankan Syariah 11 mahasiswa.
Menurut Dr Poppy, angka kelulusan tepat waktu tersebut bukan hanya menjadi capaian statistik.
Lebih dari itu, capaian tersebut mencerminkan semangat mahasiswa dalam menyelesaikan tanggung jawab akademik dan mempersiapkan diri untuk memasuki dunia profesional.
Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan tidak berhenti pada capaian gelar.
Mahasiswa perlu mampu memanfaatkan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang telah diperoleh selama kuliah untuk memberikan manfaat di tengah masyarakat.
“Yang perlu dipikirkan setelah ini adalah bagaimana pendidikan yang telah diraih dapat dimanfaatkan. Ilmu yang diperoleh harus mampu menjadi bekal untuk menghadapi tantangan dan memberi dampak,” ujarnya.
Lihat juga: Jelang KKN, Tiga Hal Mandatory yang Harus Disiapkan Mahasiswa
Sinergi Kampus dan Mahasiswa Dorong Kelu–lusan Tepat Waktu
Wakil Rektor Umsida, Prof Dr Hana Catur Wahyuni ST MT IPM, turut memberikan apresiasi atas capaian kelulusan tepat waktu mahasiswa FBHIS.
Menurutnya, hasil tersebut tidak dapat tercapai hanya melalui usaha mahasiswa secara individu, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta lingkungan kampus.

“Saya mengapresiasi capaian waktu studi mahasiswa. Indikator kelulusan tepat waktu ini terus meningkat dan hasil tersebut tidak akan tercapai tanpa sinergi, kekompakan, loyalitas, serta integritas,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan akademik perlu menjadi modal awal bagi lulusan untuk menghadapi dunia kerja yang lebih kompetitif.
Para calon wisudawan perlu memiliki kesiapan untuk mandiri, beradaptasi, dan menunjukkan kualitas sebagai lulusan Umsida.
Membawa Nama Umsida Menuju Dampak yang Lebih Luas
Tema Beyond Graduation, Towards Impact menjadi pengingat bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk menciptakan dampak di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Lulusan diharapkan tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa karakter, kompetensi, dan nilai positif dari Umsida.
Prof Hana berpesan agar para lulusan menjaga nama baik almamater di mana pun mereka berada.
Ia menekankan pentingnya kemampuan dasar yang dibutuhkan di dunia kerja, salah satunya kemampuan bernegosiasi dan membangun komunikasi yang baik.
“Di luar sana, kalian dituntut untuk mandiri. Saya titipkan nama Umsida di pundak kalian. Jagalah nama baik Umsida dan terus pelajari kemampuan-kemampuan dasar yang dibutuhkan dalam dunia kerja,” pesannya.
Melalui Yudisium ke-35 ini, FBHIS Umsida berharap para lulusan mampu melangkah dengan percaya diri, menjadikan ilmu sebagai bekal, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Capaian 83 persen kelulusan tepat waktu pun menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang berdampak.
Indah Nurul Ainiyah


















